>
Headlines News :

Berita Pilihan

Berita Terkini

BI Turunkan DP KPR untuk Rumah Pertama

Written By Jurnal Sulteng on Rabu, 31 Agustus 2016 | 21.05.00

Salah satu perumahan yang bisa dimiliki dengan fasilitas KPR. BI menurunkan DP KPR untuk kepemilikan rumah pertama. (Foto: Dok/Jurnalsulteng)

Jakarta, Jurnalsulteng.com - Bank Indonesia telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 18/16/PBI/2016 tentang Rasio Loan to Value (LTV) untuk kredit properti pada 29 Agustus 2016. Aturan ini mengatur ketentuan down payment (DP) rumah atau uang muka.

Dalam PBI ini, Bank Indonesia kembali melonggarkan aturan mengenai LTV untuk beberapa kategori kepemilikan rumah, salah satunya untuk pembelian rumah pertama.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprodential Filianingsih Hendrata saat berbincang dengan wartawan mengungkapkan, untuk kepemilikan rumah pertama yang pertama LTV hanya 80 persen kini menjadi 85 persen.

"Dengan ketentuan sekarang maka DP yang harus disediakan untuk rumah pertama 15 persen, rumah kedua 20 persen dan rumah ketiga 25 persen," kata Filianingsih di Gedung Bank Indonesia, Rabu (31/8/2016).

Fili menjelaskan,  PBI itu memiliki beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh perbankan sebagai penyelenggara kredit.

Pertama, yang bisa menggunakan PBI ini hanya perbankan yang memiliki rasio kredit bermasalah (NPL) dari total kreditnya di bawah 5 persen. Jika tidak memenuhi hal ini, maka bank hanya bisa menjalankan aturan yang lama, dimana DP kepemilikan rumah pertama sebesar 20 persen, atau rasio LTV yang diberikan 80 persen.

‎"Kalau kita memilih pasti kita akan memilih bank-bank yang DP nya kecil, makanya ini insentif agar bank-bank bisa memitigasi risikonya," tegas dia.

Tak hanya itu, dalam PBI ini juga ada kelonggaran bagi masyarakat yang ingin membeli rumah kedua. Jika dulunya untuk mekanisme pembelian rumah kedua tidak bolah inden, dalam PBI ini bisa dilakukan.

Fil menjelaskan pelonggaran ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas kredit perbankan dan mendorong penyaluran kredit, sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara tidak langsung.

‎"Perkembangan properti residensial melambat penjualannya. Dan kami lihat secara yoy dan pertumbuhan harga baik kecil menengah dan besar dia sama, melambat. Tidak secepat 2013," ujar dia.(***)

Source; Liputan6.com

Liga Champion, Guardiola Tak Gentar Lawan Barcelona

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

Jurnalsulteng.com – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola harus dihadapkan dengan pil pahit dalam undian Liga Champions 2016-2017. Itu terjadi karena Manchester City akan menjalani babak penyisihan grup dengan melawan mantan klubnya, Barcelona.

Meski harus melawan Barcelona, Guardiola mengaku tak gentar. Ia menyatakan bahwa Barcelona memang menjadi klub terbaik di dunia. Itulah mengapa dirinya tak gentar karena harus melawan tim terbaik di dunia.

Sementara itu pada saat yang bersamaan ia juga tak ingin meremehkan wakil Jerman, Borussia Monchengladbach. Menurutnya M’Gladbach bisa menjadi jebakan tersendiri bagi City jika tidak waspada.

“Kami akan melawan tim terbaik dunia. Tak ada tim lain yang bisa bermain lebih baik ketimbang Barcelona. Trio MSN mengubah segalanya namun bukan hanya mereka yang berbahaya,” ujar Guardiola seperti diberitakan Marca, Rabu (31/8/2016).

“Saya juga mewaspadai serangan M’Gladbach. Saya sangat mengenal mereka dan itu akan menjadi ujian yang baik. Jika kami tertidur melawan mereka, maka kami akan keluar dari Liga Champions,” tandas mantan pelatih Bayern Munich tersebut.

Siap Sambut Guardiola
Sementara, entrenador Barcelona, Luis Enrique, terang-terangan mengaku siap menyambut dengan hangat kedatangan Pep Guardiola dan Claudio Bravo ketika Blaugrana berhadapan dengan Manchester City di Camp Nou nanti.

Seperti diketahui, undian fase grup Liga Champions musim ini menempatkan Barcelona satu grup dengan Man City. Ini membuat Pep Guardiola akan comeback Camp Nou, tempat yang membesarkannya baik sebagai pemain maupun pelatih.

Selain Guardiola, Barcelona juga akan kedatangan Bravo yang baru saja memutuskan pindah ke Etihad Stadium pada musim panas ini. Pertemuan antara Blaugrana dan The Citizens tentu saja bakal menarik.

“Ini adalah pertandingan yang luar biasa, Liga Champions tetaplah Liga Champions. Jelas kami akan ngotot untuk menang, kami akan memulai dengan melawan salah satu favorit. Meski demikian, Barca akan menyambut kembalinya Guardiola dan Claudio Bravo dengan hangat,” papar Enrique.(***)

Source; Okezone

Sri Mulyani Sebut Keuangan Negara Makin Tergerus

Menkeu, Sri Mulyani Indrawati. (Viva)

Jakarta, Jurnalsulteng.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan bahwa kondisi kas keuangan negara saat ini makin tergerus lantaran kurang teroptimalisasinya penerimaan pajak, di tengah masifnya gelontoran belanja.

Sebagai bendahara negara yang diberikan kepercayaan oleh Presiden Joko Widodo, Sri Mulyani mengakui bukan hal mudah untuk melakukan pengakuan tersebut di depan seluruh anggota parlemen. Karena tentu akan memengaruhi kredibilitas sebagai abdi pengelola keuangan negara.

“Saya tidak malu mengatakan itu, karena saya tahu bahwa kredibilitas bendahara negara akan sangat terpengaruhi dengan tidak berpura-pura kalau tidak punya uang,” tutur Menkeu, Selasa malam (30/8/2016).

Dalam kondisi seperti ini, Menkeu mengakui, bukan sesuatu yang mudah untuk menyeimbangkan kas penerimaan negara, dengan pos belanja yang sudah dialokasikan. Penerimaan seret, belanja terus digelontorkan, sementara pemerintah pun harus tetap menjaga defisit di batas aman.

“Defisit dipatok tiga persen. Manuver pemerintah ada batasnya. Kalau penerimaan pajak tidak masuk, satu-satunya sumber uang meminjam. Kalau sudah tiga persen, kami tidak mau langgar UU Keuangan Negara,” katanya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menegaskan, situasi tersebut yang memang saat ini tengah dihadapi oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo. Maka dari itu, pemotongan anggaran memang mutlak harus dilakukan, lantaran masih ada pemborosan belanja yang seharusnya bisa dihemat.

“Kita boros? Tampaknya ya. Ini situasi yang kami hadapi. Kami ingin sampaikan sejelas mungkin, tanpa memberikan impresi kami menakut-nakuti atau tidak hati-hati. Mohon maaf kalau tidak menimbulkan kenyamanan,” ujarnya.

Source; VIVA.co.id

KPK: Sektor Pertambangan Masih Rentan Korupsi

Written By Jurnal Sulteng on Selasa, 30 Agustus 2016 | 19.40.00

Tambang nikel (merdeka.com)

Jakarta, Jurnalsulteng.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memberikan perhatiannya pada sektor pertambangan. Selama ini sektor pertambangan masih belum banyak tersentuh, padahal disinyalir sering ada penyimpangan dan rawan korupsi.

Tim koordinasi dan supervisi KPK menemukan banyak masalah dalam penataan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di sektor mineral dan batubara.

"Hingga April 2013 total ada 10.348 IUP. 3.982 IUP tersebut berstatus Non CnC. Artinya hanya 61,52 persen atau 6.366 dari total IUP yang layak beroperasi," kata Koordinator SDA Direktorat Litbang KPK, Dian Patria, di gedung KPK Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Clear and Clean (CnC) dalam istilah pertambangan adalah IUP yang berstatus bersih tanpa masalah. Dari data tersebut, KPK melihat adanya potensi kerugian negara yang besar, sehingga KPK harus turun ke sektor ini

Sebelumnya Ketua KPK, mengatakan pihaknya siap mengirimkan tim untuk menindaklanjuti berbagai perizinan yang bermasalah di sektor pertambangan. Bakhan, Agus sudah menyiapkan koordinasi dengan lembaga terkait lainnya.

"Kita akan ambil langkah-langkah terkoordinasi dan cepat. KPK akan turunkan tim bersama Kementerian ESDM dan Kemendagri, agar 3900 itu bisa diselesaikan dalam waktu tidak lama," kata Agus di kantornya, Jakarta, Senin 15 Februari 2016.

Menurut Agus, tim yang akan diturukan itu akan bertugas mendampingi agar izin-izin tersebut dapat segera diselesaikan. Dia menegaskan bahwa pihaknya dapat melakukan penindakan jika nantinya ditemukan indikasi korupsi.

"Kalau ada indikasi perbuatan korupsi ya di situ kita masuk," tegas Agus.

Terkait kasus dugaan korupsi pada sektor pertambangan, KPK baru-baru ini telah menetapkan Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam sebagai tersangka. Politikus PAN itu diduga telah melakukan penyalahgunaan kewenangannya dalam menerbitkan Surat Keputusan Persetujuan Pencadangan Wilayah Pertambangan dan Persetujuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi.

Selain itu, juga diduga terkait penerbitan SK Persetujuan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi menjadi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi kepada PT Anugrah Harisma Barakah (AHB), selaku perusahaan yang melakukan penambangan nikel di Kabupaten Buton dan Bombana, Sulawesi Tenggara.

KPK menduga penerbitan izin tidak sesuai dengan aturan yang berlaku dan ada kick back yang diduga diterima Nur Alam atas penerbitan itu.


Source;  VIVA.co.id

Rumah Sakit Gunakan Kunyit Putih untuk Atasi Kanker


Jakarta, Jurnalsulteng.com – Minuman khas Indonesia, jamu, memang terkenal memiliki banyak khasiat. Bahkan, ada salah satu bahan jamu yang dipakai untuk penanganan kanker di Rumah Sakit.

Jamu yang berbahan dasar rempah alami ini salah satunya memang memiliki khasiatnya untuk melawan sel-sel kanker.

"Di RS kanker Dharmais sudah mempromosikan jamu sebagai bahan untuk pengobatan yaitu dengan kunyit putih," ujar Ketua Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi (PPA) Kosmetika Indonesia, Putri K. Wardani, yang ditemui di Gedung Kementerian Perindustrian RI, Selasa (30/8/2016).

Putri, yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri Tradisional Berbasis Budaya, menuturkan bahwa khasiat kunyit memang terkenal sebagai antiseptik. Maka dari itu, tidak heran jika rumah sakit menggunakannya sebagai salah satu cara penyembuhan pada kanker.

"Sayangnya kunyit putih yang disuntikkan ini masih buatan jepang. Dan harga satu kali suntikannya yaitu tiga juta," jelas Putri.

Tidak dipungkiri, Indonesia yang kaya dengan ragam hasil alamnya sudah seharusnya bisa mengembangkan hal tersebut menjadi suatu yang sangat bermanfaat. Sehingga masyarakat Indonesia semakin mengenal keragaman budaya milik bangsa.

"Karena orang Indonesia kurang mengenal jamu, makanya nggak tahu cara buat menjadi obat. Sebaiknya ada pelajaran mengenai jamu sejak dini sehingga jamu bisa diolah masyarakat Indonesia sendiri," kata dia.(***)

Source; Viva.co.id

Demokrat Dukung Pengetatan Syarat Caleg

Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulteng, Arta Rajak (Fb)

Palu, Jurnalsulteng.com - DPD Demokrat Sulawesi Tengah mendukung wacana pengetatan syarat calon legislatif seperti diwacanakan dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu.

"Itu sangat bagus untuk penguatan partai. DPD Demokrat Sulteng mendukung wacana itu," kata Sekretaris DPD Demokrat Sulawesi Tengah Arta Razak di sela-sela musyawarah cabang serentak, Senin (29/8/2016).

Dia mengatakan, wacana pengetatan syarat calon legislatif minimal aktif satu tahun di partai politik yang mengusungnya, sangat menguntungkan kelembagaan partai di Tanah Air.

Selama ini, akibat tidak adanya syarat yang mengatur secara ketat terhadap calon legislatif mengakibatkan lalu lintas calon terlalu terbuka.

Akibatnya, kata dia, banyak orang yang suka pindah partai politik agar bisa lolos menjadi calon legislatif setiap momentum pemilu.

Menurut Arta, karena bebasnya lalu lintas calon legislatif tersebut mengakibatkan kader-kader yang didorong menjadi calon anggota DPRD tidak memiliki ideologi partai yang kuat.

"Karena yang bersangkutan tidak melalui kaderisasi di partai politik. Hanya karena dia punya uang, lalu pindah partai dan mendaftar jadi calon legislatif. Dia terpilih tetapi tidak memiliki ideologis," katanya.

Arta mengatakan, Demokrat sangat siap dengan wacana tersebut jika itu ditetapkan menjadi undang-undang pemilu.

Tanpa syarat itu pun kata dia, Demokrat sudah mempersiapkan kader-kadernya menjadi kader yang siap masuk di berbagai lini politik seperti kepala daerah dan legislatif.

"Musyawarah cabang serentak yang dilaksanakan hari ini adalah bagian dari itu. Kita menguatkan organisasi dan mempersiapkan kader yang ideologis," katanya.

Menurut Arta, dengan cara tersebut nantinya tidak ada lagi kader asal-asalan yang bisa seenaknya pindah partai hanya karena mengincar calon legislatif belaka.

Calon legislatif seperti itu, kata dia, tidak memiliki kepekaan yang tinggi terhadap partai yang mengusungnya sehingga partai cenderung diabaikan.(***)

Source; Antara

Bank BUMN Masih Ingin Tambah Utang dari China

Written By Jurnal Sulteng on Senin, 29 Agustus 2016 | 22.10.00

Ilustrasi

Jakarta, Jurnalsulteng.com - Tiga bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menerima kucuran pinjaman senilai US$3 miliar dari China Development Bank (CDB) tahun lalu. Meski demikian, ketiga bank tersebut masih berencana kembali menarik utang dari bank sumber yang sama.

Dalam rapat dengar pendapatan dengan Komisi VI DPR RI Ketua Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) Asmawi Syam mengatakan bank-bank BUMN masih berpotensi menarik utang guna memenuhi kebutuhan pembiayaan dalam jumlah besar salah satunya untuk proyek infrastruktur.

"Kami masih ada rencana pinjam lagi yang pasti kami lihat kebutuhannya seperti apa," ujar Asmawi, Senin (29/8/2016).

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) Ahmad Baiquni. Baiquni mengatakan kebutuhan pembiayaan infrastruktur dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 ditaksir mencapai Rp5.000 triliun. Untuk itu diperlukan perbankan dengan kondisi likuiditas yang kuat guna memenuhi kebutuhan pembiayaan tersebut.

"Kalau di BNI pinjaman itu juga bisa dipakai untuk bayar surat utang yang jatuh tempo," ujar Baiquni.

Kendati demikian Baiquni mengaku belum bisa menetapkan total kebutuhan dana serta waktu penarikan pinjaman.

Direktur Treasury BNI Panji Irawan mengatakan biasanya kebutuhan pendanaan selalu mengikuti rencana perseroan dalam mengejar pertumbuhan target kredit dan operasional. Penarikan pinjaman biasanya dilakukan jauh-jauh hari sebelum perjanjian kredit antar bank dan nasabah disepakati.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan karakter tenor yang cukup panjang serta bunga yang rendah membuat tawaran pinjaman CDB menjadi sangat menarik. Oleh sebab itu bank berlogo pita emas itu berniat untuk menarik pinjaman kembali dalam waktu mendatang.

"Kalau masalah pinjaman yang kemarin sudah clear dan tidak dipermasalahkan, ya kami mau tambah lagi," ujar Kartika.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi dan Jasa Lain Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan pemerintah tengah menjajaki sumber pinjaman baru selain dari CDB. Gatot menyebut pemerintah tengah mendekati sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Inggris dan negara Skandinavia sebagai sumber alternatif utang baru.

Gatot mengatakan jika mengacu kebutuhan pembiayaan dalam RPJMN, kapasitas perbankan dalam melakukan pembiayaan hanya mampu mencapai Rp450 hingga Rp500 triliun. Untuk itu diperlukan tambahan dana sebesar Rp500 triliun setiap tahun untuk membantu perbankan dalam menyalurkan pinjaman ke infrastruktur.

"Kami masih perlu, tapi kami melihat dulu apakah proyek-proyek itu sudah firm, kalau misalnya mereka oke ya uangnya sudah tersedia," ujar Gatot.(***)

Source; CNNIndonesia

Kecewa, Saleh Bantilan Mundur dari Ketua Demokrat Tolitoli

Suasana pembukaan Muscab Serentak DPC Partai Demokrat se Sulteng, Senin (29/8/2016). Pada pembukaan Mucab serentak ini Ketua DPC PD Kabupaten Tolitoli secara demonstratif menyatakan mundur dari jabatan Ketua DPC. (Ist)

Palu, Jurnalsulteng.com - Bupati Tolitoli Moh Saleh Bantilan mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPC Demokrat setempat sesaat sebelum pelaksanaan musyawarah cabang DPC Demokrat kabupaten/kota se-Sulteng yang digelar serentak di Swiss-belhotel Silae Palu, Senin (29/8/2016).

Pengunduran diri Saleh Bantilan tersebut dilakukan secara demonstratif dengan membuka jas Demokrat yang ia kenakan di hadapan Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat Pramono Edie Wibowo dan jajarannya serta Ketua DPD Demokrat Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan jajarannya.

Sempat terjadi adu mulut antara Saleh Bantilan dengan jajaran DPP Demokrat.

Pengunduran dirinya itu dia tempuh setelah melakukan konsultasi dengan DPP Demokrat terkait pelaksanaan muscab serentak yang dianggapnya tidak akomodatif. Namun hasil konsultasi tersebut, dianggapnya tidak memberi solusi.

"Lebih baik saya mundur," katanya.

Dia mengatakan sebelum Muscab Demokrat dilaksanakan, dia meminta supaya kepengurusan DPAC se-Kabupaten Tolitoli diganti melalui musyarawah DAPC karena sejak Demokrat terbentuk, belum ada pergantian pengurus di tingkat kecamatan.

Saleh Bantilan juga mengaitkan kinerja DPAC Demokrat yang menurutnya tidak maksimal mendukung dirinya dalam pilkada serentak 2015.

"Terus terang kita mau besarkan Demokrat. Saya mau berkorban untuk partai, tapi kalau begini caranya, bagaimana," katanya.

Saleh menerima jabatan sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPC Demokrat Tolitoli menjelang pemilihan legislatif 2014. Hanya selang beberapa hari setelah ia menerima jabatan tersebut langsung pendaftaran calon legislatif di KPU.

"Tapi kita masih bisa meraih empat kursi. Posisi Demokrat sekarang adalah wakil ketua di DPRD Tolitoli," katanya.

Setelah itu Demokrat bersama koalisinya kemudian mengusung dirinya pada Pilkada serentak 2015 berpasangan dengan Abdurahman Budding. Keduanya kemudian terpilih memimpin daerah penghasil cengkeh itu periode 2016-2021.

"Saya berterima kasih karena sudah mengantar saya di pilkada," katanya.

Sekretaris DPD Demokrat Sulawesi Tengah Arta Razak belum bersedia memberikan penjelasan detail atas pengunduruan diri Saleh Bantilan tersebut.

Hingga petang ini, Musyawarah cabang serentak yang dilakukan DPD Demokrat Sulteng telah memutuskan empat Ketua DPC yakni DPC Tolitoli menetapkan Nurmansyah Bantilan.

Putra mantan Bupati Tolitoli Ma`ruf Bantilan itu terpilih secara aklamasi menggantikan Saleh Bantilan.

Tiga ketua DPC lainnya yang terpilih yakni DPC Parigi Moutong Haris Lasimpara. Haris masih tetap bertahan memimpin partai belambang bintang segitiga itu, setelah sebelumnya ia juga dipercayakan memimpin DPC Demokrat setempat.

Ketua DPC Morowali Utara masih tetap dijabat oleh Syarifudin Majid yang saat ini juga menjabat Ketua DPRD Morowali Utara.

Sementara Ketua DPC Buol terpilih Mustakim Atira menggantikan Arta Razak. Arta saat ini menjabat Sekretaris DPD Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah mendampingi Anwar Hafid.(***)

Source; Antara

Pelayanan Rekam E-KTP Dibuka di 18 Kelurahan

Ilustrasi

Palu,  Jurnalsulteng.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu, Sulawesi Tengah membuka pelayanan perekaman pembuatan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di 18 kecamatan di kota tersebut.

Kepala Disdukcapil Kota Palu, Burhan Thoampo mengatakan, pelayanan di 18 kelurahan itu untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam pengurusan dan pembuatan e-KTP.

"Kami membuka pelayanan di tempat, yaitu pelayanan langsung di 18 kelurahan di Kota Palu, agar masyarakat yang belum memiliki e-KTP dapat segera memilikinya," ungkap Burhan Thoampo yang dikutip Antara.

Burhan mengatakan pelayanan di kelurahan-kelurahan tersebut untuk mempercepat proses pembuatan e-KTP bagi 35.000 wajib KTP yang belum terekam sebelum batas waktu perekaman tanggal 31 September.

Burhan menguraikan bahwa sebelum bulan ramadhan kemarin, Disdukcapil telah memberikan pelayanan di tempat yaitu turun langsung di 28 kelurahan di delapan kecamatan di Kota Palu.

28 kelurahan itu, jelas dia, merupakan kelurahan pinggiran yang jauh dengan kantor Disdukcapil, seperti Kelurahan Poboya, Keluraha Watusampu, Buluri, Pantoloan Baiya dan Boya, Kayumalue dan Taipa.

Namun, akui dia, bentuk pelayanan tersebut belum dapat mendata dan merekam semua wajib KTP di kelurahan - kelurahan yang belum terekam, dikarenakan tidak sempat hadir di tempat pelayanan.

"Kami sudah turun ke kelurahan untuk melayani masyarakat dengan memberikan pelayanan gratis dan cuma-cuma dala pengurusan e-KTP, namun masyarakat sendiri yang belum hadir untuk membuat e-KTP," urainya.

Lanjut dia menjelaskan 18 kelurahan tersebut, merupakan kelurahan-kelurahan yang berada di dalam kota, seperti Kelurahan Lolu, Tatura Utara, Tatura Selatan, Nunu dan sebagainya.(***)

Source; Antara

Partai Demokrat Harus Dibangun dengan Hati

Ketua BPOKK DPP-PD Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo memukul gong saat resmi membuka Muscab Serentak DPC-PD se Sulteng di Convention Hall Swiss-belhotel, Senin (29/8/2016). (Foto: Bob for Jurnalsulteng)

Palu, Jurnalsulteng.com - Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP-PD) Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo menegaskan, Partai Demokrat menginginkan pengabdian dan dedikasi tinggi dari para kader. Para kader harus  membangun Partai Demokrat dengan keberanian dan pengabdian serta dengan hati.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono Edhie dalam sambutan pada pembukaan
Musyawarah Cabang (Muscab) serentak Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat se-Sulteng di Convention Hall, Swiss-belhotel Silae Palu, Senin (29/8/2016).

Menurut Pramono Edhie,  juga menyampaikan bahwa Muscab serentak ini dilaksanakan karena perintah dari Ketua Umum DPP-PD Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono, sesuai AD/ART Partai Demokrat. Sebagaimana instruksi SBY, bahwa musda dan muscab se-Indonesia harus bisa diselesaikan di tahun 2016 ini.










“Muscab serentak  untuk mencari Ketua DPC-PD se Sulteng yang baru, maka kita jadikan musda sebagai ajang musyawarah untuk mencapai mufakat. Jauhkanlah hal-hal yang berbau kekerasan maupun ancaman,” kata Mantan Kasad TNI tersebut mengingatkan.

Muscab serentak ini dilaksanakan 13 DPC Partai Demokrat, yakni DPC Partai Demokrat Kota Palu, Donggala, Parigi Moutong, Poso, Tojo Unauna, Tolitoli, Buol, Sigi, Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Laut dan  Banggai Kepulauan.
(Baca Juga: Tiga DPC Bakal Alot )

Pramono Edhie pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras melaksanakan Muscab serentak ini. Ia juga mengatakan, Muscab serentak juga dilaksanakan DPD dan DPC lainnya se-Indonesia.

Usai menyampaikan sambutan,  Pramono Edhie Wibowo secara resmi membuka Muscab serentak dengan mukul gong didampingi Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng Anwar Hafid.








Sebelumnya Ketua DPD-PD Sulteng Anwar Hafid menyampaikan terima kasih kepada semua pihak karena pembukaan musda terlaksana dengan lancar.

“Marilah kita jadikan muscab ini sebagai wadah berkumpul, berbincang, dan diskusi dengan cara yang santun untuk memilih ketua baru, memimpin Partai Demokrat di  hingga lima tahun ke depan,” kata Anwar penuh harap.

Siapa pun yang terpilih, kata Anwar, harus bekerja keras karena tidak lama lagi Partai Demokrat akan mengikuti Pilkada, Pileg dan Pilpres yang harus dimenangkan lewat perjuangan total.

Anwar juga menegaskan, DPD-PD Sulteng melaksanakan muscab ini dengan tulus tanpa pamrih. DPD-PD Sulteng berpinsip untuk berpolitik demi kesejahteraan masyarakat dan kejayaan Partai Demokrat, bukan berpolitik untuk mendapatkan sesuatu.

"Saya berharap muscab serentak ini bisa jadi contoh. Bukan hanya untuk partai Demokrat seluruh Indonesia, tapi bisa jadi contoh dalam proses demokrasi di tanah air,” ujar Anwar Hafid.

Pembukan Muscab Serentak Partai Demokrat se Sulteng ini juga dihadiri Sekretaris BPOKK Boby Batubara serta beberapa  fungsionaris DPP diantaranya Sarjan Tahir, Rudi Kadarisman, Sasdawati, anggota DPR RI Partai Demokrat Dapil Sukteng Verna Gladies Inkriwang, Rinto Subekti, Anton Suratto dan Prayitno.

Selain itu juga dihadiri Pimpinan DPD-PD Sulteng, Pimpinan DPC-PD se-Sulteng,  Anggota FPD DPRD Sulteng dan Anggota FPD DPRD Kabupaten dan Kota se-Sulteng.(***)

Rep/Rep; Sutrisno

Jurnalsulteng.com on Facebook

 
Developed by : Darmanto.com
Copyright © 2016. JURNAL SULTENG - Tristar Mediatama - All Rights Reserved
Template by Creating Website
Proudly powered by Blogger