>
Headlines News :

Latest Post

Arsenal PeDe Tatap Premier League

Written By Jurnal Sulteng on Wednesday, 29 July 2015 | 7:33:00 p.m.


Manajer Arsenal, Arsene Wenger.

Jurnalsulteng.com- Hasil sempurna diraih Arsenal di laga persahabatan pramusim. The Gunners menyapu bersih kemenangan dari 4 pertandingan. Produktivitas Arsenal juga sangat tinggi, dengan mencetak total 14 gol dalam laga-laga tersebut.

Hasil ini membuat kepercayaan diri Arsenal meningkat jelang Premier League bergulir pada 8 Agustus mendatang. Hal tersebut diungkapkan manajer The Gunners, Arsene Wenger.

"Kami memiliki persiapan yang bagus dan itu membawa kepercayaan diri. Tentu saja, kepercayaan diri adalah hal penting. Namun, kompetisi membutuhkan penampilan bagus. Ini merupakan dasar yang bagus untuk memiliki kepercayaan diri dalam persiapan tim," kata Wenger seperti dikutip situs resmi Arsenal.

Wenger sadar, hasil bagus di pramusim tak menjamin skuadnya bisa mengawali musim ini dengan bagus. Tapi, setidaknya kepercayaan diri dalam tim bisa meningkat.

Dia lalu berkomentar mengenai peluang timnya merebut titel Premier League dari Chelsea. Manajer asal Prancis ini sadar, itu bukanlah hal mudah, namun bertekad akan memberikan yang terbaik.

"Jangan lupa, Chelsea menjuarai Premier League dengan posisi nyaman tahun lalu. Jadi, kami masih harus memperbaiki diri," ungkap Wenger.

"Masih ada kesenjangan antara mereka dan tim lain. Namun, ada keinginan untuk lebih baik dan berjuang untuk merebut gelar. Kami tahu ada banyak tim dalam posisi ini. Mari kami memulai dengan bagus dan berusaha memberikan yang terbaik," lanjut pelatih 65 tahun ini.[***]

Sumber; Viva

Di Daerah Ini Tak Ada yang Mau Jadi Bupati

Ilustrasi
Boltim, Jurnalsulteng.com- Di saat banyak orang dari berbagai golongan berebut kursi pemimpin daerah dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia.

Ternyata, ada salah satu wilayah di Indonesia, yang hingga saat ini, tak ada satu pun yang mau mendaftarkan dirinya sebagai calon kepala daerah. Wilayah itu adalah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Boltim, Awaludin Umbola, hingga pendaftaran calon kepala daerah ditutup pada Selasa, 28 Juli 2015 sekitar pukul 16.00 WITA, tak seorang pun yang datang ke kantor KPU untuk mencalonkan dirinya maju dalam Pilkada.

Dengan kondisi ini, akhirnya, KPU Boltim memutuskan untuk melakukan pleno untuk memperpanjang pendaftaran.
"Karena tidak ada yang mendaftar sampai batas waktu yang telah ditentukan, kami terpaksa menutup tahapan pendaftaran calon. Dan kita akan kembali melakukan pengumuman pendaftaran selama tiga hari, kemudian membuka pendaftaran lagi selama tiga hari yakni 1 - 3 Agustus," ujar Awaludin, Rabu, 29 Juli 2015.

Awaludin mengatakan, KPU Boltim akan berkoordinasi dengan KPU Sulut terkait tahapan perpanjangan pendaftaran.
"Yang pasti jika sudah diperpanjang namun tidak ada yang mendaftar maka Pilkada Boltim ditunda hingga tahun 2017."[***]

Sumber; Viva

PDI-P Menyusul Demokrat Dukung Longki'S


Ketua DPD PDI Perjuangan Sulteng, Muharram Nurdin menyerahkan surat dukungan yang ditandatangani Megawati Soekarno Putri kepada Longki Djanggola di Kantor Bappilu DPD Partai Gerindra Selasa (28/07/2015) malam. [Foto:Mahbub/JurnalSulteng] 

Palu, Jurnalsulteng.com- Setelah Partai Demokrat, Selasa (28/7/2015) siang menyatakan dukungannya, menyusul PDI Perjuangan menyatakan dukungan kepada pasangan Calon Gubernur Longki-Sudarto (Longki'S).

Dokumen surat pernyataan sikap PDI Perjuangan tersebut dibawa langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Sulteng, Muharram Nurdin di kantor Sekertriat Bersama (Sekber) Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Gerindra Jalan Juanda 77 Palu Timur, Selasa (28/07/2015) malam sekira pukul 23.00 WITA.

Surat dukungan tersebut ditandatangani mantan Presiden Megawati Soekarno Putri yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto. Muharram didampingi Soraya Sultan dan jajaran pengurus lainnya.

Dihadapan sejumlah awak media Muharram mengungkapkan, dukungan tersebut atas sikap berdasarkan pertimbangan yang cukup matang dari DPD dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

"Perlu saya sampaikan dan sudah diketahui banyak orang, surat pernyataan dukungan ini dikeluarkan tadi sore, karena baru di email oleh DPP," ungkapnya.

Muharram mengatakan, sistem di internal PDI Perjuangan ada tiga. "Yang ditandatangani Ketua dan Sekjen. Kedua, ke KPU diketahui dan ditandatangi Ketua Umum ibu Megawati Sukarno Puteri, dan yang ketiga karena ini perintah partai maka selaku pimpinan partai di daerah, wajib hukumnya kami menyatakan dukungan kepada pasangan Drs Longki Djanggola-Sudarto, M.Hum," beber Muharram.

Setelah memberikan pernyataan sikap partai, Muharram Nurdin langsung menyerahkan berkas dukungan kepada Longki Djanggola. Penyerahan dukungan tersebut diterima dan disambut baik oleh Drs Longki Djanggola.

"Saya selaku calon gubernur provinsi Sulawesi Tengah, Drs H.Longki Djanggola dan Sudarto, M.Hum mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya kepada kami, dan kami sebagai calon, Insya Allah kami tidak akan mengecewakan PDI Perjuangan dalam dukungannya," terang Longki.

Ia berharap, dengan adanya dukungan partai politik secara organisasi ini, didukung pula oleh seluruh kader-kader PDI Perjuangan secara personal di Sulteng.

"Semoga dukungan ini akan semakin menguatkan barisan koalisi kami, partai Gerindra bersama teman-teman partai yang lain. PKB, PBB, PAN, dan Partai Demokrat yang sudah bergabung dengan kami. Insya Allah dengan tambahan dukungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, koalisi ini akan lebih solid, lebih kuat dan insya Allah dapat memenangkan Pilkada bulan Desember nanti," tutup Longki yang disambut aplaus seluruh pimpinan partai koalisi.

Dengan diterimanya tambahan dukungan ini, total pendukung dan pengusung pasangan yang dikenal dengan akronim Longki's menjadi enam partai. Untuk diketahui Gerindra memiliki 6 kursi di DPRD Sulteng, PAN (3 kursi), PKB (2 kursi), PBB (1 kursi), PDIP (6 kursi) dan Demokrat (6 kursi).[***]

Penulis; Mahbub
Editor; Sutrisno

Tiga Pejabat PAUDNI Disdik Sulteng Dipolisikan

Written By Jurnal Sulteng on Tuesday, 28 July 2015 | 11:18:00 p.m.

Hj. Uriani Hasan, Saiful MJ Akil dan Hj. Hatijah Yahya.
[Foto: Facebook]
Palu, Jurnalsulteng.com-  Tiga Pejabat Bidang Pendidikan Anak Usia Dini non Formal dan Informal (PAUDNI) di Dinas Pendidikan, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dilaporkan ke Polresta Palu, Selasa (28/7/2015). Ketiga pejabat tersebut yakni,  Dr. Hj Hatijah Yahya, MA (Kabid PAUDNI), Hj Uriani Hasan, S.Pd, M.Si (Kasi Pembinaan PAUD) dan Syaiful MJ. Akil, S.Sos (Kasi Pembinaan dan Pengembangan PAUD) dilaporkan ke Polisi atas tuduhan perbuatan tidak menyenangkan kepada salah satu pegawai honorer atas nama Andi Rifai.

Laporan yang diterima penyidik Polresta Palu, Aiptu Suhendar bernomor STPL/595/VII/2015/Sulteng/Resor Palu, tertanggal 28 Juli 2015. Dalam laporannya Andi Rifai menyebutkan,  ketiga terlapor itu telah melakukan tuduhan terhadap Rifai yang telah mengambil uang di brankas milik kantor, di ruangan bendahara senilai Rp200 juta.

Menurut Rifai, pada tanggal 6 Juli 2015, ia tiba-tiba dipanggil oleh terlapor ke ruang kerjanya. Setiba di ruangan, secara membabibuta ia diintrogasi dan dipaksa mengakui telah mengambil uang didalam brankas tersebut.

“Mana mungkin saya bisa mengambil uang dalam brankas. Sementara brankas memiliki kunci kombinasi dan kunci manual yang hanya hanya diketahui bendahara. Apalgi saya masih status pegawai honorer, yang tidak bebas masuk dalam ruangan bendahara,” ujar Rifai dengan kesal.

Anehnya lagi kata Rifai, letak brankas tersebut berada disebelah meja Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan PAUD yang bernama Hj Uriani Hasan, S.Pd, M.Si yang berbeda dengan ruang kerja Rifai.

Rifai juga mengatakan, ia dibujuk agar mengaku telah mengambil uang dalam brankas yang sama sekali yang tidak pernah dilakukannya dan sama sekali tidak diketahuinya.

Parahnya lagi, bujukan itu dilakukan Kabid dengan memaksa, bahkan menyita Handphone (HP) milik Rifai. Alasannya kata Rifai,  HP miliknya akan diperiksa untuk mengetahui SMS ataupun nomor yang dihubungi oleh Rifai.

Akibat tuduhan itu, Rifai kini merasa tidak nyaman dan tertekan karena dipaksa untuk mengaku telah melakukan penucurian uang dalam brankas.

Rifai berharap, Polisi melakukan pengusutan terhadap hilangnya uang senilai Rp200 juta dalam brankas. Anehnya, hilangnya uang tersebut sudah terjadi sejak keira tanggal 6 Juli 2015, tetapi sampai saat ini tidak pernah melaporkan ke pihak berwajib.

Pada Selasa (28/7/2015) ketiga orang yang dilaporkan ke Polisi ini justeru mencari paranormal (Dukun.red) untuk mencari tahu pelaku pencurian.  Bahkan mereka juga mencoba mendatangi salah satu ustad dan meminta untuk dilakukan sumpah pocong.

“Saya tidak terima dituduh mencuri, karena saya sama sekali melakukan hal itu. Saya juga meminta pada pihak Kepolisian agar menindaklanjuti secara serius laporan saya, karena saya merasa terhina dan telah diperlakukan sewenang-wenang oleh pejabat di Disdik Sulteng itu. Jangan mentang-mentang saya hanya pegawai honorer, lantas saya mau dikambinghitamkan atas hilangnya uang itu,” tegasnya.[***]

Penulis; Sutrisno
Editor; Agus M


Mantan Presiden SBY Dukung Longki-Sudarto

Longki Djanggola menerima SK dukungan dari DPP Partai Demokrat yang diserahkan langsung Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng, Letjen (Purn)  Gerhantara bersama Plt Sekretaris DPD Hendri Kawulur, di Sekretariat Tim pemenangan Longki'S, Selasa (28/7/2015). [Foto: Trisno/JurnalSulteng]


Palu, Jurnalsuteng.com- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menyatakan dukungannya kepada pasangan Longki Djanggola-Sudarto (Longki's) di Pilkada Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) 2015.

Dukungan Demokrat tersebut dibuktikan dengan diserahkannya surat dukungan yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang juga mantan Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekjen Partai Demokrat Dr. Hinca IP Pandjaitan XIII, SH, MH, ACCS.

Surat dukungan DPP Partai Demokrat kepada pasangan Incumbent ini diserahkan oleh Ketua (Plt) DPD Partai Demokrat Sulteng, Letjend (Purn) Gerhantara bersama Plt Sekretaris Hendrik Kawulur bersama sejumlah pengurus Partai Demokrat.

Surat dukungan dari Partai Demokrat diterima langsung oleh Drs. H. Longki Djanggola, Selasa (28/7/2015) di Sekretariat Tim pemenangan Longki'S di Jalan Juanda 77 Palu.

Dalam surat Keputusan bernomor: 420/SK/DPP.PD/VII/2015 Tertanggal 25 Juli 2015 tersebut disebutkan, Keputusan Majelis Tinggi tentang Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Periode 2015-2020, Memutuskan dan Menetapkan kepada Drs. H. Longki Djanggola sebagai Calon Gubernur dan H. Sudarto, SH, M.Hum sebagai Calon Wakil Gubernur.

Bahkan dalam SK disebutkan, Calon tersebut diatas diusung dan didaftarkan Partai Demokrat ke Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Tengah.

Disebutkan juga, SK ini disampaikan kepada DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah untuk ditindaklanjuti.

Disela-sela serah terima surat dukungan Longki Djanggola mengatakan menyambut baik adanya dukungan tambahan yang diberikan Partai Demokrat.

"Semoga dengan adanya surat dukungan ini, juga akan diikuti dukungan dari kader-kader Partai Demokrat di Pilkada Gubernur nanti," harap Longki.

Menurut Longki, meski didalam Sk disebutkan sebagai partai pengusung, namun karena pasangan Longki'S sudah mendaftarkan diri di KPU Sulteng pada Senin (27/7/2015), nama Partai Demokrat hanya akan terdaftar sebagai partai pendukung pasangan Longkis di Pilgub Sulteng 2015.

"Meski tidak terdaftar di KPU sebagai partai pengusung, tapi kami tetap menerima dengan tangan terbuka dukungan yang diberikan teman-teman dari Partai Demokrat," jelasnya.

Longki juga berharap, semua partai politik bisa mengikuti moment Pilkada di Sulawesi tengah yang berlangsung serentak Desember mendatang.

"Ini sesuai harapan Presiden Joko Widodo, bahwa semua partai diharapkan bisa ikut di Pilkada serentak 2015," harap Longki lgi.

Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebutkan malam ini PDI Perjuangan juga akan menyatakan dukungannya kepada pasangan Longki'S. [***]

Penulis; Sutrisno
Editor; Agus M




Mourinho Kembali Tabuh 'Genderang Perang' dengan Wenger

Arsene Wenger dan Jose Mourinho. [Reuters]

Jurnalsulteng.com- Hubungan antara manajer Chelsea, Jose Mourinho, dan arsitek Arsenal, Arsene Wenger, kembali memanas. Itu setelah Mourinho meledek kebijakan transfer Arsenal dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Mourinho menyebut Arsenal lebih banyak mengeluarkan uang dalam membeli pemain ketimbang Chelsea. Contohnya saja di musim lalu.

The Special One sangat yakin Arsenal belanja lebih besar ketimbang Chelsea. Jika dihitung-hitung, memang pernyatan Mourinho ada benarnya.

Demi membeli Alexis Sanchez, Calum Chambers, Danny Welbeck, dan Gabriel Paulista, Arsenal sudah menghabiskan dana £78,5 juta. Jumlah ini belum ditambah dana transfer yang dikeluarkan Arsenal untuk mendatangkan Mesut Oezil, Mathieu Debuchy, dan Petr Cech.

Jika dirunut, Arsenal ternyata menghabiskan lebih banyak uang dari Chelsea demi membeli pemain di tahun lalu. Mereka sudah menggelontorkan uang lebih dari £100 juta. Sedangkan, Chelsea cuma menghabiskan £82 juta.

"Ambil kalkulator. Itu cara paling mudah. Tak akan ada kesalahan. Jika mau jujur, objektif dan pragmatis, pekerjaan itu adalah yang paling mudah bagi manajer atau jurnalis," sindir Mourinho seperti dilansir Mirror.co.uk.

"Mereka sudah beli kiper bagus dan itu posisi yang penting di tim. Ditambah lagi Oezil, Sanchez, Chambers, dan Debuchy, mungkin kalian akan mendapat sebuah kejutan," lanjutnya.

Dengan fakta ini, Mourinho pun menantang Wenger untuk menjadikan Arsenal sebagai salah satu pesaing Chelsea dalam perebutan gelar Premier League musim depan. Pria asal Portugal tersebut yakin bahwa The Gunners memiliki potensi besar menyaingi The Blues di musim depan.

"Skuad mereka fantastis dengan pemain hebat, kiper yang luar biasa. Mereka lebih dari siap demi menjadi calon juara. Semuanya pasti berharap meraih gelar juara. Ada lima klub yang akan bersaing demi meraihnya, tapi cuma satu yang bisa menang. Dan satu lainnya akan bermain di Liga Europa dalam dua tahun," kata Mourinho.

Hubungan antara Mourinho dan Wenger memang tak terlalu baik. Di awal kedatangannya ke Inggris, sosok Mourinho yang terkesan angkuh pernah diserang oleh Wenger.

Kemudian, Mourinho balik mengomentari Wenger dengan menyematkan predikat yang tak enak didengar, "Si Ahli Gagal". Tak berhenti sampai di situ, Mourinho juga pernah menyebut The Professor sebagai "Si Tukang Ngintip" karena kebiasaannya mengkritisi kebijakan Chelsea dalam membeli pemain.[***]

Sumber; Viva

Ribuan Abnaul Khairaat Hadiri Haul Guru Tua

Dua calon Gubernur Sulteng (Longki-Cudi) duduk berdampingan di acara puncak Peringatan Haul Habib Idrus bin Salim Aljufri, Selasa (28/7/2015). Kedua calon  gubernur ini mengajak ribuan abnaul Khairaat yang hadir untuk saling menjaga toleransi antar umat beragama. [Foto: Mahbub/JurnalSulteng]    
Palu, Jurnalsulteng.com- Ribuan abnaul Khairaat memadati kawasan perguruan Islam Al-Khairaat dalam puncak Peringatan Haul Habib Idrus bin Salim Aljufri atau yang lebih dikenal guru Tua ke 47, di Jalan Sis Aljufri, Selasa (28/7/2015).

Ribuan masyarakat abnaul Khairaat yang datang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng) serta abnaul Khairaat di Indonesia Timur pada umumnya.

Peringatan Haul guru Tua ke 47 ini juga dihadiri Gubernur Sulteng, Drs H. Longki Djanggola dan Wakil gubernur Sulteng, H.Sudarto, Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba, Kepal Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulteng Idham, walikota Palu, Drs H. Rusdi Mastura. Selain itu guru Tua, juga dihadiri mantan Menteri Perikanan dan Kelautan era Susilo Bambng Yudoyono (SBY) Fadel Muhammad dan mantan Menteri Sosial era SBY jilid dua, Salim Seggaf Aljufri.

Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, mengajak para abnaul Khairaat agar terus berbuat kebajikan untuk bangsa, negara dan daerah. Longki juga mengimbau, kepada masyarakat Sulteng sepatutnya menjaga warisan-warisan keagamaan yang ditinggalkan oleh guru Tua, sebab kata Longki, guru Tua telah memberikan keberagaman beragama dan toleransi kepada semua umat di Sulteng khususnya di Kota Palu.

"Menjadi referensi umat beragama memalui Alkhairaat untuk kemajuan pendidikan di Sulawesi Tengah," katanya.

Ditambahkannya, beberapa bulan kedepan Provinsi Sulteng akan melaksanakan hajatan besar dan hajatan pesta demokrasi daerah yaitu Sail Tomini dan Pimilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada).

Longki mengajak seluruh pemuka agama khususnya abnaul Khairaat serta elemen masyarakat di Sulteng untuk bersama-sama, mendorong suksesnya Sail Tomini yang berpusat di kabupaten Parigi Moutong dan kota Palu sebagai tuan rumah para tamu.

Longki mengatakan, Pada Pemilukada serentak di tujuh kapuaten satu kota serta Pemilihan Gubernur (Pilgub), silahkan msyarakat memilih pemimpinnya sesuai keinginan dan pilihan hati.

"Mari dijaga bersama momentum pesta demokrasi ini, sebab pada Pilgub nanti, calon gubernur dan wakil gubernur sampai hari ini baru saya dengan pak Rusdi Mastura yang mendaftar ke KPU sebagai calon," ujarnya.

Itu artinya kata Longki, di Pilgub nanti hanya ada dua calon gubernur yang bekompetisi.
"Saya dengan pak Cudi yang dapat dipastikan akan mengikuti pemilihan gubernur. Komitmen kami saling mendukung siapa pun diantara kami berdua menjadi gubernur 5 tahun kedepan. Saya mengajak seluruh abnaul Khairaat menjaga dan menjadi terdepan sebagai penjaga moral bangsa dalam momentum Pilkada," seru Longki.

Sementara itu, Walikota Kota Palu, Rusdi Mastura dalam sambutannya, mengajak seluruh abnaul Khairaat dan masyarakat kota Palu untuk selalu memberikan kontribusi dalam pembangunan dan kemajuan pendidikan di Alkhairaat. Ia juga mengimbau kepada abnaul Khairaat, untuk menjaga dan mensukseskan serta menjaga ketertiban daerah, sebab pada Pilgub nanti, hanya ia dan Longki Djanggola yang bakal berkompetisi.

"Kalau pak Longki jadi gubernur maka saya akan mendukung beliau, begitu dia, kami berdua sama saja," ucap Cudi.
Olehnya itu kata dia, ketertiban dan keamanan pada Pilkada serentak Desembar mendatang harus dijaga bersama.

"Kebetulan disini ada bapak Kapolda, insha Allah pak Kapolda, Pilgub nanti akan aman dan berjalan baik, masyarakat sudah cerdas dalam melaksanakan pemilu," katanya.

Pada akhir penutupan Haul, ketua utama Alkhairaat, Habib Seggaf Aljufri, mengaku bangga. Pasalnya ribuan masyarakat abnaul Khairaat berbondong-bondong datang dan memeriahkan puncak acara ini. Habib Seggaf juga berterima kasih kepada Pemprov dan Pemkot atas kontribusinya kepada Alkhairaat.

"Menjadi suatu kebanggaan bagi kota Palu, sebab pemerintah telah menetapkan wilayah jalan Sis Aljufri, menjadi kawasan wisata religi," ungkapnya.

Dikatakannya, peran pemerintah untuk menetapkan jalan Sis Aljufri menjadi kawasan wisata religi patut diapresasi.

"Di kawasan ini ada hotel, kuliner ala Timur Tengah, dan ada juga Rumah Makan khas kaili, ini semua dapat dimanfaatkan bagi para wisatawan yang datang berwisatadi kota Palu," kata Habib.

Habib Seggaf menutup puncak acara Haul pukul 12.30 WITA dengan doa untuk kemaslahatan umat agar selalu mendapat perlindungan Allah yang Maha Kuasa.[***]

Penulis; Mahbub
Editor; Sutrisno

Longki Ajak Pendukungnya Hormati Calon Lain

Pasangan Longki Djanggola-Sudarto didampingi isteri masing-masing pada Deklarasi Pencalonan Gubernur-Wakil Gubernur Sulteng di Pilkada Serentak 2015. [Foto; Trisno/JurnalSulteng] 


Palu, Jurnalsulteng.com- Pasangan Calon Wakil Gubernur dan Wakil Gubernur Longki Djanggola-Sudarto mengajak para pendukungnya untuk saling menghormati pasangan calon lain di Pilkada Gubernur 2015.

Hal tersebut dikatakan Longki Djanggola dalam deklarasi sebelum mendaftarkan diri di KPU Sulteng, Senin (27/7/2015) pukul 10.00 WITA.

"Saya mengimbau antar sesama pasangan calon dan pendukungnya untuk saling menghormati dan menghargai. Tidak perlu saling menjelekkan. Tidak perlu saling menjatuhkan. Kita budayakan sikap politik yang penuh sopan santun, bermoral, beretika dan bermartabat,” wejang Longki yang kali ini diusung Partai Gerindra, PAN, PBB dan PKB.

Untuk diketahui Longki Djanggola dan Sudarto adalah Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah periode 2011-2016, namun lantaran kebijakan Pemerintah untuk menggelar pemilukada serentak diberlakukan mereka tidak sampai memimpin provinsi ini hingga 2016.

Longki yang juga mantan Bupati Parigi Moutong berlatarbelakang birokrat dari Dinas Kesehatan hingga Biro Infokom Provinsi, dan Sudarto adalah seorang militer dan pernah menjadi Bupati Banggai.

Inilah sekelumit riwayat mereka; Longki Djanggola dari ayah H. Daeng Lando Yoto Djanggola dari Kota Palu, Sulawesi Tengah dan Ibu Hj. Aminah Sasung Manopo yang asli Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongodow, Sulawesi Utara. Ia adalah anak ke enam dari delapan bersaudara yang terlahir pada 11 November tahun 1952. Ia memulai karir sebagai PNS Golongan II di Dinas Kesehatan. Lalu kuliah di Jurusan Farmasi dan Apoteker, Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia, Jakarta. Kemudian menjadi Magister ( S2) Jurusan Administrasi Publik, Fisip, Universitas Hasanuddin, Makassar.

Sementara Sudarto, yang lahir di Nganjuk pada 24 April 1948, setamat SMA pada 1967 langsung mengikuti ujian masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia Bagian Darat di Magelang.

Menjadi seorang tentara yang gagah sudah menjadi cita-cita saya sejak kecil. Cita-cita itulah yang membawanya menjadi warga Sulawesi Tengah. Ia memulai kariri dari Komandan Peleton di Batalyon Infanteri 711 Raksatama di Luwuk pada 1972 – 1976, lalu di Tolitoli pada 1976–1978, lalu sebagai Komandan Kompi di Poso 1978–1980, lalu ke Palu sebagai Staf Yonif pada 1980 – 1982. Sampai kemudian menjadi Bupati Banggai.[TIM]


Ketua NasDem Sulteng Batal Maju di Pilgub 2015

Written By Jurnal Sulteng on Monday, 27 July 2015 | 7:22:00 p.m.

Ketua DPW Nasdem Sulteng Ahmad Ali didampingi sejumlah pengurus teras DPW Nasdem menggelar konferensi pers, Senin (27/7/2015). Ahmad Ali menyatakan batal maju di Pilgub Sulteng 2015. [Foto: Metrosulawesi.com]


Palu, Jurnalsulteng.com- Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Tengah, Ahmad M Ali secara resmi menyatakan batal untuk maju bertarung di Pemilukada Gubernur (Pilgub) Sulteng 2015.

Hal tersebut dikemukakannya dalam  konferensi pers di Kantor DPW Partai Nasdem Sulteng, di Jalan Khairil Anwar, Kota Palu, Senin (27/7/2015).

"Dengan alasan yang sangat mendasar, hari ini saya pastikan tidak akan mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Sulteng periode 2015-2020," ujarnya.

Ahmad M Ali juga menyatakan permohonan maaf sebesar-nesarnya kepada seluruh masyarakat Sulteng yang selama ini mendukungnya untuk maju di pilkada gubernur.

Ahmad Ali yang saat ini menjadi anggota DPR RI ini mengatakan, ada beberapa hal yang mendasar, sehingga dirinya membatalkan diri untuk maju sebagai calon gubernur.

"Dengan jujur dan segala kerendahan hati, saya mundur dari pencalonan sebagai calon Gubernur Sulteng. Saya sudah pertimbangkan dengan matang sebelum mengambil keputusan final untuk tidak mencalonkan diri. Saya berharap masyarakat memakluminya," terangnya.

Ia juga menjelaskan beberapa alasan yang melatarbelakangi, ia mundur dari pencalonan Gubernur Sulteng.

Salah satu alasan yang mendasar yakni ingin tetap konsisten atas amanah dan kewajiban serta tanggungjawab yang harus dijalankannya sebagai wakil rakyat di legilstif pusat. Sehingga katanya, ia bisa lebih kosentrasi dengan tugas-tugas DPR.

"Saya dari rakyat dan saya harus konsisten dan komitmen dengan amanah dan tanggungjawab yang dipercayakan  sebagai wakil rakyat di DPR RI," imbuhnya.

Ahmad Ali juga mengatakan, Partai Nasden berkewajban untuk memastikan calon kepala daerah yang diusung adalah sosok yang terbukti kinerjanya, prestasi, integritas dan rekam jejak yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, bedasarkan hal-hal itulah Partai Nasden menilai terlalu prematur apabila baru 10 bulan masa bakti saya sebagai anggota DPR RI, mau dijadikan  acuan mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Sulteng.

"Itulah hal-hal yang sangat mendasar dan menjadi pertimbangan, sehingga  saya membuat keputusan untuk menunda maju di pilkada kali ini," pungkas Ahmad Ali.[***]

Penulis; Mahbub
Editor; Sutrisno

Wali Kota Palu Daftar Jadi Cagub Sulteng

Pasangan Rudi Mastura-Ihwan Datu Adam dengan mengendarai Jeep saat 
menuju KPU Sulteng untuk mendaftar sebagai Cagub-Cawagub di Pilkada
Serentak 2015. [Foto: Okta/JurnalSulteng]
Palu, Jurnalsulteng.com- Wali Kota Palu Rusdy Mastura (Cudy) bersama mantan Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Ihwan Datu Adam, mendaftarkan diri menjadi calon gubernur dan calon wakil gubernur Sulawesi Tengah di KPU setempat, Senin (27/7/2015).

Pasangan ini adalah pendaftar kedua setelah petahana gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola-Sudarto.

Rusdy-Ihwan diusung oleh Partai Golkar (tujuh kursi) dan Hanura (empat kursi) dari 45 kursi di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

Kedua bakal calon tersebut datang ke KPU dengan mengendarai mobil `Jeep off road` diiringi musik rabbana dan kendaraan tradisional dokar.

Rusdy-Ihwan didampingi istri masing-masing Vera Mastura, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dan Sandra Puspadewi, anggota DPRD Kalimantan Timur dari PKB.

Selain orang terdekat, kedua pasangan bakal calon gubernur ini juga didampingi pimpinan partai politik yakni Ketua DPD Golkar Sulawesi Tengah Aminuddin Ponulele yang juga Gubernur Sulteng 2006-2011, Ketua DPD Hanura Sulawesi Tengah Hadiyanto Rasyid dan para sekretaris partai politik pengusung.

Rusdy menyerahkan langsung dokumen persyaratan dukungan partai politik dan syarat calon dan diterima Ketua KPU Sahran Raden. Selanjutnya dokumen tersebut diserahkan ke tim Pokja untuk diteliti keabsahannya disaksikan Bawaslu Sulawesi Tengah.

Sementara itu sekitar 100 orang pengantar terdiri atas simpatisan dan pengurus partai pengusung menunggu di luar gedung. Mereka menyaksikan prosesi pendaftaran melalui monitor televisi.

Para pengantar tersebut sesekali berteriak sorak sorai "hidup Cudi, hidup Cudi,". Cudi adalah panggilan akrab wali Kota Palu Rusdy Mastura.

Mereka juga berteriak "huuuu huuu" karena layar monitor televisi untuk menyaksikan pendaftaran di bawah tenda mengalami gangguan.

Proses pendaftaran dua pasang bakal calon gubernur Longki Djanggola-Sudarto dan Rusdy Mastura-Ihwan Datu Adam berlangsung aman.

Akses jalan di depan kantor KPU Jalan S Parman selama proses pendaftaran berlangsung ditutup sementara.[***]


Sumber; Antara

Jurnalsulteng.com on Facebook

 
Developed by : Darmanto.com
Copyright © 2015. JURNAL SULTENG - CV Tristar Mediatama - All Rights Reserved
Template by Creating Website
Proudly powered by Blogger