>
Headlines News :

Latest Post

Santoso Belum Tertangkap, Polri Usul Operasi Tinombala Diperpanjang

Written By Jurnal Sulteng on Thursday, 5 May 2016 | 3:45:00 pm

Operasi Tinombala di Poso, Sulawesi Tengah. (Foto: VOAIndonesia)

Jakarta, Jurnalsulteng.com- Polisi terus memburu kelompok teroris Santoso. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Agus Rianto, memperkirakan masa Operasi Tinombala akan diperpanjang.

"Untuk operasi perburuan teroris Santoso di Poso, Sulteng, apabila dalam beberapa hari ke depan belum tertangkap sedang kami usulkan untuk diperpanjang," kata Brigjen Agus di Jakarta yang dikutip dari Antara, Kamis (5/5/2016).
(Baca Juga: Anggaran Operasi Tinombala Mencapai Rp51 Miliar )

Polri sudah melakukan operasi Camar Maleo I hingga IV untuk mengejar Santoso dan kelompoknya. Namun, teroris yang dikenal licin itu belum juga tertangkap.

Kemudian setelah masa Operasi Camar Maleo berakhir, Polri melanjutkan pengejaran dengan menggandeng TNI melalui Operasi Tinombala yang dimulai pada 10 Januari 2016.

Operasi Tinombala yang mulanya direncanakan dilakukan selama 60 hari, selanjutnya diperpanjang dua bulan setelah berakhir pada 10 Maret 2016. Hal itu untuk memaksimalkan upaya perburuan Santoso dan kelompoknya.(***)

Source; Merdeka

All Spanish-Final Ketiga Sepanjang Sejarah Liga Champions


Jurnalsulteng.com– Sejarah terjadi usai Real Madrid mengalahkan Manchester City 1-0 di semifinal Liga Champions, Rabu 4 Mei 2016 (Kamis dini hari WITA). Hal ini menciptakan final sesama Spanyol, atau all Spanish-final di San Siro, Milan, 28 Mei 2016 mendatang.

Madrid akan menghadapi rival sekota, Atletico Madrid di partai puncak. Ini merupakan all-Spanish final ketiga sepanjang sejarah Liga Champions. Menariknya, Los Blancos selalu terlibat dalam tiga final tersebut.

Final sesama Spanyol pertama terjadi di musim 1999/2000. Madrid keluar sebagai juara usai menekuk Valencia 3-0 di Stade de France, Saint-Denis. Gol-gol dari Fernando Morientes, Steve McManaman, dan Raul Gonzalez menunjukkan keperkasaan Los Blancos.

Selanjutnya, El Derbi Madrileno atau Derby Madrid tersaji di final Liga Champions 2013/14. Madrid sukses menyabet La Decima, atau gelar Liga Champions ke-10, usai menumbangkan Atletico Madrid 4-1 di Estadio da Luz, Lisbon, lewat babak tambahan waktu.

Dua musim berselang, Derby Madrid kembali tersaji di final Liga Champions. Menarik disimak, apakah Madrid akan meraih La Undecima alias gelar ke-11, atau Atletico yang menyabet trofi Si Kuping Besar untuk kali pertama.

Spanyol menjadi satu-satunya negara yang mampu menampilkan final senegara lebih dari satu kali. Italia hanya mampu sekali, saat AC Milan mengalahkan Juventus lewat adu penalti di final 2002/03. Sedangkan final sesama Inggris, terjadi pada 2007/08, saat Manchester United menaklukkan Chelsea lewat adu penalti.

Jerman pernah menyajikan final senegara di musim 2012/13. Bayern Munich menaklukkan Borussia Dortmund 2-1 di Wembley. (***)

Source; VIVA.co.id

Pebalap Moto3 Andi Gilang Tak Sabar Jajal Sirkut Le Mans

Written By Jurnal Sulteng on Wednesday, 4 May 2016 | 7:47:00 pm

Pebalap Honda Racing Team Andi Gilang (nomor 34). (Foto: Antara)

Jurnalsulteng.com- Pebalap Indonesia dari Astra Honda Racing Team (AHRT), Andi Gilang, akan kembali berlaga di seri kedua CEV Moto3 Junior World Championship pada akhir pekan ini (7/5/2016), di Sirkuit Le Mans, Prancis.

Balap CEV Moto3 kali ini bertepatan dengan gelaran MotoGP Le Mans Prancis sehingga Andi Gilang berkesempatan bertemu pebalap idolanya dai tim Honda Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

"Saya tidak sabar untuk sampai ke Le Mans dan beradaptasi dengan sirkuit. Di Valencia, pada sesi pembuka kejuaraan, saya belum menampilkan performa terbaik. Sejak itu, saya terus menyiapkan diri sebaik mungkin untuk hasil yang lebih baik di Prancis," kata Andi Gilang dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/5/2016).

"Saya telah menyaksikan video balap di sirkuit tersebut dan berlatih lebih keras. Saya harap di putaran kedua ini mampu memberikan hasil lebih baik bagi tim dan masyarakat Indonesia yang telah mendukung saya selama ini,” ujar Andi Gilang.

Kendati mengalami kesulitan pada kiprah pertamanya di Moto3 Junior World Championship Valencia, Spanyol, semangat Andi Gilang untuk mempersembahkan yang terbaik tak surut.

Seusai balapan seri perdana, pebalap kelahiran Bukulumba, Sulawesi Selatan itu menyempatkan diri kembali ke Tanah Air untuk meningkatkan kondisi fisik dan mental guna bertanding kembali di benua Eropa bersama pebalap papan atas dari berbagai negara lintas benua. ‎

Bagi Andi Gilang yang belum pernah sekalipun memacu motor balapnya di Le Mans, Prancis, balapan CEV Moto3 Junior World Championship seri kedua ini menjadi tantangan besar yang butuh persiapan intensif.

Pebalap muda di bawah naungan Astra Honda Racing Team harus mempelajari sirkuit legendaris yang terkenal sebagai tuan rumah 24 Hours Endurance Race dan bersiap untuk menghadapi kondisi cuaca yang sering berubah di track.

L‎okasi sirkuit yang berdekatan dengan Samudra Atlantik berpotensi menyebabkan perubahan iklim yang cepat dengan awan, hujan dan suhu rendah.

Sesi kualifikasi untuk kelas Moto3 Junior Wolrd Championship akan dilangsungkan 2 kali selama 50 menit pada Jumat (6/5/2016l, dilanjutkan sesi warm up dan balap sebanyak 17 lap pada hari Sabtu (7/5/2016).(***)

Source; Antara

Sensus Ekonomi, Wawali Imbau Warga Tak Ragu Berikan Data


Palu, Jurnalsulteng.com - Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Sigit Purnomo Said mengimbau warganya untuk tidak ragu-ragu memberikan data kepada petugas sensus ekonomi yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu, mulai 1-30 Mei 2016.

“Sensus ekonomi sebagai acuan bagi pemerintah dalam menyusun perencanaan, menetapkan program dan kebijakan di bidang ekonomi. Jadi saya imbau supaya masyarakat jangan ragu-ragu memberikan data kepada petugas sensus yang datang ke rumah-rumah. Ini tidak ada sangkut pautnya dengan pajak,” kata Sigit, Rabu (4/5/2016).

Dia mengatkan, sensus ekonomi yang dilakukan sangat bermanfaat karena diharapkan dapat menghasilkan data akurat tentang tingkat perekonomian warga Kota Palu.

Sebelumnya, pada Rabu (3/5/2016) kemarin, di kediamannya, kompleks perumahan Citraland, Tondo, orang nomor dua di lingkup Pemkot Palu itu juga menerima kunjungan petugas sensus ekonomi 2016. Ada dua pertanyaan yang diajukan petugas kepada Sigit yakni terkait jumlah orang yang mendiami rumah tersebut serta usaha apa saja yang mungkin dijalankan di rumah itu.

Mantan vokalis band Ungu itu pun langsung menjawab singkat pertanyaan yang diajukan. “Sebagai pejabat publik, UU melarang melakukan usaha. Kalau sudah jadi pejabat tidak boleh buka usaha sekarang,” ujarnya.

Selanjutnya, petugas menempelkan stiker di pintu masuk sebagai tanda bahwa kediaman Wakil Wali Kota Palu itu sudah dilakukan sensus ekonomi.

Kepala BPS Kota Palu, I Nyoman Dwinda mengatakan, jika masyarakat tidak memiliki usaha, maka petugas sensus tidak akan lama bertanya. Namun bila di rumah tangga itu ada usaha, maka petugas akan melanjutkan ke pertanyaan berikutnya, yang disebut dokumen L2.

Dijelaskannya, pada dokumen L2 terdapat 23 pertanyaan yang intinya mengenai usaha yang dijalankan.(***)

Source; Beritasatu

Panen Raya, Luwu Timur Surplus Beras


Luwu, Jurnalsulteng.com– Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, melakukan panen raya di Kecamatan Ankona, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Rabu (4/5/2016).

Saat datang ke lokasi, Menteri Amran langsung disambut masyarakat petani dengan tarian tradisional Bali. Usai itu, dia langsung menaiki mesin pemotong padi, dan memotong padi siap panen di Desa Balirejo ini.

Amran menuturkan alasannya memilih Luwu Timur sebagai lokasi panen raya. Menurutnya, hal itu karena wilayah tersebut memiliki produktivitas yang bagus, sehingga dia juga ingin memeriksa bantuan pemerintah pusat yang sudah diberikan.

"Kami pertama memonitor, mengecek bantuan selama 2016, apakah sudah sampai, Alhamdulilah empat kabupaten sudah sampai oleh petani," jelas Amran, di lokasi.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program akselarasi yang dilakukan pemerintah di wilayah ini. "Luwu ini ada keunggulan komparatif yang tidak ada di wilayah lain, di mana musim kering tidak pernah dirasakan," tambah Arman.

Kondisi ini membuat Luwu Timur memiliki iklim yang tepat sebagai lahan pertanian. Menurut Amran, kondisi ini juga akan dimanfaatkan pemerintah, dengan memfokuskan pembangunan industri holtikultura. "Ini adalah lumbung hortikultura dan perkebunan," ucap Amran.

Produksi beras dari Kabupaten Luwu Timur juga tercatat selalu surplus melebihi target yang ditetapkan pemerintah sebesar 250 ribu ton.

Total produksi yang dihasilkan kabupaten ini per hektare rata-rata 9,92 ton, dengan luas tanam sekitar 38 ribu hektare. "Di sini panen kurang lebih dalam dua bulan, 360 ribu sampai 400 ribu ton. Kami minta serap minimal 250 ribu ton," katanya.

Pada kesempatan ini, Bupati Luwu Timur, Thorig Husler, menjelaskan tak hanya beras yang menjadi komoditi utama di Luwu Timur. Berdasarkan hasil panen perkebunan di wilayahnya tahun lalu, sawit, kakao, dan lada, juga memiliki tingkat produksi yang tinggi.

"Tahun lalu luas lahan sawit 19.264 hektare dengan produksi 237.108 ton. Kakao luas areal 26.267 hektare, dengan produksi 11.907 ton. Untuk lada luas areal 5.187 hektare dengan produksi 2.987 ton," ungkapnya.

Source; VIVA.co.id

DPRD Belum Sikapi LPJ Wali Kota Palu

Written By Jurnal Sulteng on Tuesday, 3 May 2016 | 8:56:00 pm

Suasana rapat paripurna DPRD Kota Palu (Foto: Antara)

Palu, Jurnalsulteng.com - DPRD Kota Palu, Sulawesi Tengah, belum menentukan sikap menerima atau menolak laporan pertanggungjawaban (LPJ) Tahun 2015 yang disampaikan Wali Kota Palu, Hidayat.

Ketua DPRD Kota Palu M. Iqbal Andi Magga menyatakan, pihaknya belum membuat rekomendasi menerima atau menolak LPJ Wali Kota Palu Tahun 2015 karena masih dalam penelitian dan pembahasan.

"LPJ ini merupakan dokumen penggunaan keuangan, capaian program, atau penyelenggaraan pembangunan dan pemerintahan pada masa Wali Kota Palu 2015 yakni Rusdi Mastura," kata Iqbal, Selasa (3/5/2016).

Politisi Partai Golongan Karya itu mengatakan DPRD belum menyatakan sikap menolak atau menerima LPJ Wali Kota Tahun 2015 karena panitia khusus yang dibentuk lewat rapat paripurna beberapa waktu lalu belum selesai melaksanakan tugasnya.

Pansus masih terus bekerja untuk mengkaji secara seksama dokumen LPJ Wali Kota Tahun 2015 yang selanjutnya akan dipaparkan pansus lewat rapat paripurna, kemudian DPRD dari semua fraksi akan menyatakan sikap menerima atau menolak LPJ tersebut.

"Pada paripurna hari ini, pansus kembali meminta perpanjangan waktu untuk membahas kembali dan mengkaji, mengaudit secara seksama LPJ tersebut. Artinya pansus telah dua kali meminta perpanjangan waktu untuk kerja secara maksimal," ucapnya.

Ia mengaku bahwa salah satu faktor yang memperhambat kerja pansus LPJ yaitu minimnya keterlibatan tim asisten anggaran Pemkot Palu, dalam rapat pansus saat mengkaji laporan penggunaan anggaran yang tertuang dalam LPJ tersebut.

Hal itu merupakan sikap kurang baik yang diperlihatkan oleh tim asisten anggaran Pemkot Palu kepada wali kota dan DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah tersebut.

"Kita tidak ingin ada tindakan yang kurang baik, atau kurang pro terhadap upaya kajian dan audit yang dilakukan pansus untuk mengkaji secara seksama dokumen Wali Kota Tahun 2015," sebutnya.

Terkait hal itu Ketua Pansus LPJ Wali Kota Tahun 2015, Muhammad J Wartabone mngatakan dirinya meminta ketegasan Wali Kota Palu, untuk memerintahkan tim asistensi anggaran agar dapat menghadiri rapat- rapat pansus LPJ tersebut.

"Hal ini tergantung Wali Kota Palu, kalau Wali Kota-nya tidak tegas maka pansus akan bekerja sesuai dengan apa yang telah disepakati oleh anggota pansus dan seluruh kepala dinas yang hadir pada pembahasan LPJ tersebut," katanya.(***)

Source; Antara

Mengukur Peluang Tommy Soeharto Isi Kursi Golkar 1

Putra bungsu Presiden ke-2 Soeharto, Tommy Soeharto dinilai berpeluang besar menduduki kursi pimpinan Partai Golkar. (Edy Purnomo/Getty Images)

Jakarta, Jurnalsulteng.com- Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran Bandung Idil Akbar mengatakan peluang Hutomo Mandala Putera alias Tommy Soeharto untuk memimpin Partai Golkar terbuka lebar. Menurutnya, Tommy adalah bagian dari sejarah kejayaan Partai Golkar yang tak bisa dilupakan.

“Golkar adalah partai yang berdiri di era Orde Baru dan Tommy ada di era itu. Masuknya nama Tommy sebagai bakal calon Ketua Umum Partai Golkar tidak mengherankan, dia adalah anak kandung yang dulu ikut membesarkan Partai Golkar,” kata Idil yang dilansir CNNIndonesia.com.

Menurutnya, alasan yang tepat untuk mendudukkan Tommy di pucuk pimpinan Partai Golkar adalah demi mengembalikan masa kejayaan partai berlambang pohon beringin tersebut. Dia juga menilai Tommy masih menjadi tokoh yang diperhitungkan dan memiliki pengaruh dalam tubuh Partai Golkar.

“Golkar bisa bernostalgia ke masa lalu, saat mendominasi kekuasaan, para pemilik suara yang nanti memilih Tommy bisa menjadikan itu alasan,” ujar Idil.

Tommy sebagai putra Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto, disebut-sebut bakal maju sebagi bakal calon ketum Partai Golkar pada Munaslub nanti yang akan digelar di Bali pada 15 Mei 2016.

Tokoh Partai Golkar, Akbar Tandjung, pun meminta Tommy menunjukkan kesungguhannya bila memang ingin maju sebagai bakal calon ketua umum Partai Golkar di ajang Munaslub mendatang.

Akbar menyatakan sebagai bentuk kesungguhan Tommy sudah harus menyiapkan konsep-konsep, ide atau gagasan dari pemikirannya untuk membawa Partai Golkar pada kemajuan.

Bahkan, Akbar menekankan bahwa Tommy harus memiliki komitmen yang kuat untuk mengeluarkan Golkar dari keterpurukan akibat konflik internal yang terjadi selama setahun lebih.(***)

Source; CNNIndonesia

Baru Juara, Bos Leicester Sudah Tetapkan Target Musim Depan


Jurnalsulteng.com – Usai meraih gelar juara Premier League, manajer Leicester City sudah mengungkapkan targetnya untuk musim depan. Namun, target yang dibuat Ranieri sangatlah rendah dan tidak muluk-muluk, yakni hanya berada di 10 besar.

Pria berjuluk The Tinkerman berhasil mewujudkan mimpi tim menjadi juara Premier League musim ini. Dia menyebutkan musim ini adalah musim yang sensasional yang tidak akan bisa diulang kembali.

The Foxes memastikan gelar juaranya setelah Tottenham Hotspur hanya berhasil meraih hasil imbang melawan Chelsea, dini hari tadi. Dengan hasil tersebut, perolehan poin Leicester sudah tidak mungkin dikejar lagi oleh Spurs di dua laga tersisa.

"Saat kejadian seperti ini terjadi kepada Anda, Anda tidak dapat menyadari hal ini sepenuhnya. Saat Tottenham sempat unggul di pertengahan babak, saya sedikit putus asa. Ketika Gary Cahill mencetak gol, saya pikir sesuatu akan terjadi. Lalu saya merayakannya saat Hazard membuat gol penyeimbang," ujar Ranieri seperti dilansir Daily Mail.

"Tahun ini adalah tahun yang takkan pernah bisa diulang. Musim depan kami akan berjuang untuk tetap berada di 10 besar. Kami akan terus berjuang dan melakukan yang terbaik," ia menambahkan.

Ini adalah kali pertama bagi Ranieri keluar sebagai juara setelah sebelumnya selalu finish sebagai runner up. Padahal pria Italia pernah menangani tim-tim besar sekelas Chelsea, Valencia, dan Juventus. Tetapi dia tidak pernah meraih juara selama menangani tiga tim tersebut.

Awal pengangkatannya sebagai manajer Leicester juga sempat menuai keraguan beberapa pihak. Pasalnya, sebelum ditunjuk menjadi bos The Foxes, Ranieri belum lama dipecat sebagai pelatih tim nasional Yunani.

Source; VIVA.co.id

Dugaan Korupsi di BWSS III, Kejati Sulteng Periksa Marten Tibe

Written By Jurnal Sulteng on Monday, 2 May 2016 | 10:11:00 pm

Salah satu proyek BWSS III (Foto: Dok/Jurnalsulteng.com)

Palu, Jurnalsulteng.com– Kejaksaan Tinggi (Kejati) memeriksa salah seorang kontraktor bernama Marten Tibe, terkait dugaan tindak pidana korupsi sejumlah proyek di Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III Sulawesi Tengah, Senin (2/5/2016).

Pemeriksaan terhadap Marten Tibe itu berlangsung cukup lama dengan agenda dimintai keterangan. Marten masuk ke ruang penyidik sekira pukul 09.30 WITA, namun hingga pukul 17.00 WITA belum keluar dari ruangan penyidik.

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kejati Sulteng, Eki Moh. Hasim menyatakan, pemeriksaan Marten Tibe ini terkait dugaan korupsi sejumlah proyek di BWSS III Tahun 2014-2015.

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kejati Sulteng, Eki Moh. Hasim membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Marten Tibe.

"Tidak mungkin dia dipanggil dan diperiksa Jaksa, kalau tidak punya hubungan dengan kasus tersebut. Mungkin ada karena ada proyek yang dikerjakannya di BWSS III,” terangnya.

Eki juga mengatakan, pemeriksaan terhadap Marten Tibe merupakan pertama kalinya setelah sebelumnya Kejati Sulteng juga melakukan pemeriksaan terhadap Kepala BWSS III, Moh Kotra Nizam Lembah.

Diperiksanya Marten Tibe kata Eki lagi, merupakan pengembangan dari pemeriksaan dari saksi-saksi sebelumnya, yang kemungkinan besar nama dia sering disebutkan.

Eki mengakui bahwa Kejati belum menetapkan tersangka dalam dugaan kasus tersebut, karena saat ini masih dalam tahapan penyelidikan. Namun kata dia, penetapan tersangka akan dilakukan jika sudah mendapatkan alat bukti yang kuat. Tetapi kalau alat buktinya belum didapatkan, pastinya kita akan terus mendalami kembali.

Namun demikian, Eki tidak mau berandai-andai tentang pemeriksaan terhadap Marten Tibe.

"Kita tidak mau berandai-andai, masih ada orang yang lebih besar lagi dalam kasus dugaan tersebut, pastinya hukum tidak akan tumpul ke atas,” jelas Eki.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sejauh ini Kejati Sulteng telah memeriksa sejumlah saksi baik dari BWSS sendiri maupun para kontraktor yang terkait dengan sejumlah pekerjaan di lembaga tersebut. (***)

Rep; Yusrin L
Red; Sutrisno

Wali Kota Palu Terapkan Konsep Pendidikan Berkualitas

Wali Kota Palu, Drs. Hidayat,M.Si (Dok/Jurnalsulteng.com)

Palu,  Jurnalsulteng.com- Wali Kota Palu Hidayat bertekad menerapkan konsep pendidikan yang murah, terjangkau dan berkualitas.

"Hal ini kami telah kami awali sejak menjabat dan dilantik dua bulan lalu. Saya telah meminta kepada semua sekolah agar dalam penerimaan murid baru, jangan ada lagi yang melakukan pungutan," ungkap Hidayat di Palu, Senin (2/5/2016) terkait Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2016.

Menurut dia, pembelian seragam sekolah oleh siswa, tidak boleh lagi dilakukan di sekolah. Terserah orangtua siswa, apakah mereka mau membeli di toko atau di pasar karena tidak ada lagi sekolah yang mengadakan itu.

"Kita masih mencoba terus untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja guru, kalau anggaran kita memungkinkan, maka guru yang belum sarjana kita akan kuliahkan," katanya.

Namun, bagi dia, hal tersebut belum berarti suatu keharusan yang langsung dilaksanakan. Akan tetapi, pihaknya akan mengevaluasi kondisi anggaran terlebih dahulu. Kalau itu memungkinkan, kenapa tidak dilakukan untuk peningkatan kualitas.

"Itu adalah konsep kita, kalau ternyata para guru sudah sarjana semua, kita akan tingkatkan lagi ke jenjang yang lebih tinggi yakni S2," harapnya.

Dia menegaskan kepada sekolah negeri yang ada di Kota Palu, harus betul-betul menjalankan apa yang menjadi visi dan misi Pemkot Palu. Jika pihak sekolah menemukan kekurangan atau ada kebutuhan penting, harus segera dikomunikasikan kepada Pemkot.

Menurut Hidayat, Pemkot Palu dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2016 dengan jargon `nyalakan pelita terangkan cita-cita`, mengandung makna agar supaya masyarakat harus pintar, tidak ada yang tidak sekolah.

"Tidak ada lagi kita temukan anak kita berhenti bersekolah disebabkan ketidakmampuan orang tuanya untuk membayar biaya pendaftaran di sekolah," katanya.

Berdasarkan Neraca Pendidikan Daerah (NPD) yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2015, Kota Palu merupakan daerah yang mengalokasikan 1,67 persen APBD 2016 untuk pendidikan atau peringkat 13 dari 13 daerah di Sulawesi Tengah.

APBD Kota Palu sendiri pada 2015 sebesar Rp1,21 triliun, sebesar Rp20,2 miliar dialokasikan ke sektor pendidikan.(***)

Source; Antara

Jurnalsulteng.com on Facebook

 
Developed by : Darmanto.com
Copyright © 2016. JURNAL SULTENG - CV Tristar Mediatama - All Rights Reserved
Template by Creating Website
Proudly powered by Blogger