>
Headlines News :

Latest Post

Tolak Kenaikan BBM, Demonstran di Palu Blokir SPBU

Written By Jurnal Sulteng on Rabu, 26 November 2014 | 8:08:00 PM

Demo Mahasiswa menolak kenaikan harga BBM di Palu . 
[Ilustrasi/Kabarkampus.com]
Palu, Jurnalsulteng.com- Aksi penolakan  kenaikan harga BBM di berbagai daerah belum reda. Di Kota Palu, aksi demo penolakan yang berlangsung Rabu, (26/11/2014) diwarnai dengan pemblokiran sebuah  SPBU dan menyandera mobil tangki pengangkut BBM. (Baca: Demo Penolakan Kenaikan BBM di 60 Kota )

Aksi yang dilakukan mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu itu memblokir SPBU yang terletak di kawasan Jalan Diponegoro, tak jauh dari kampus IAIN Palu.
Para pendemo menyandera truk tangki pengangkut BBM dan memaksa agar tidak melakukan pengisian di SPBU tersebut.

Sebelum aksi, mahasiswa sempat membakar ban bekas di depan kampus untuk mengumpulkan massa.

“Kami mewakili masyarakat menilai kenaikan harga BBM makin menyulitkan rakyat kecil. Kami secara tegas menolak kebijakan pemerintahan Jokowi-JK,” teriak pendemo saat berorasi.           (Baca Juga: FNPBI Tolak Kenaikan Harga BBM )

Akibat aksi pemblokiran SPBU dan menyandera truk tangki, aparat kepolisian membubarkan paksa aksi demonstrasi itu.

Polisi kemudian membubarkan aksi tersebut karena dinilai mengganggu aktivitas pelayanan masyarakat di SPBU.

Warga yang hendak membeli bahan bakar tersebut juga sempat mengurungkan niatnya ketika melihat puluhan orang melakukan aksi, bahkan sempat terjadi ketegangan berupa saling dorong antara aparat dan puluhan mahasiswa ketika aksi itu hendak dibubarkan.

Sementara aksi mahasiswa berlangsung, seorang pelajar berseragam SMA ditangkap karena berteriak bernada provokasi. Usai berteriak, pelajar tersebut rupanya sembunyi di toilet SPBU. Pelajar yang belum diketahui identitasnya itu ditangkap dan digiring ke kantor polisi  untuk diperiksa.

Beberapa waktu sebelumnya, seribuan mahasiswa juga melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah untuk menolak kenaikan harga BBM.[Ant/Trs]                                  (Baca Juga: Mahasiswa di Palu Demo Tolak Kenaikan BBM )

Interpelasi BBM, 202 Anggota DPR Sudah Tanda Tangan

DPR RI
Jakarta, Jurnalsulteng.com- Kubu Koalisi Merah Putih (KMP) di DPR RI sepertinya serius dalam memprotes kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi melalui hak interpelasi (bertanya).

Kalau kemarin baru 157 yang tanda tangan. Hingga sore tadi (Rabu, 26/11/2014) jumlah pendukung hak interpelasi dari anggota DPR terus bertambah dan mencapai 202 anggota.

Demikian kesimpulan jumpa pers para nisiator penggunaan hak interpelasi di ruang wartawan, Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11/2014). Mereka yang hadir adalah: Aditya Moha (Golkar), Yandri Susanto (PAN), Misbakhun (Golkar), Desmon J Mahera (Gerindra), dan Ecky Awalmuharam (PKS). (Baca Juga: KMP Gunakan Hak Interpelasi )

KMP akan terus menggalang dukungan berupa tanda tangan untuk menggunakan hak interpelasi (bertanya) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut anggota DPR dari Fraksi Golkar Misbakhun, saat ini pihaknya terus menggalang dukungan hingga mencapai 300 anggota. Setelah itu baru akan diserahkan kepada pimpinan DPR.

"Kita usahakan kalau sudah di atas (200 anggota), kan target 300. Kalau sudah 300-an kita serahkan ke pimpinan. Kita cari angka bagus baru serahkan ke pimpinan," tandas Misbakhun.

Misbakhun mengatakan anggota fraksi (KMP) yang akan menggunakan hak interpelasi dengan membubuhkan tanda tangan terus bertambah.

"Tadi saya dapatkan Gerindra asalnya 50 (anggota) menjadi 57. Golkar sudah di atas 60, sebagian teman PPP mau tanda tangan tapi masih dibicarakan. Kita masih tunggu Partai Demokrat. PKS dari 31 tadi sudah mau ditambah, PAN juga akan ditambah," ujarnya.

Seperti diketahui, penggalangan hak interpelasi ini dimotori Koalisi Merah Putih (KMP) minus Partai Demokrat. Dan tidak ada satu pun dari anggota fraksi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH). (Baca Juga: KIH Makan Gaji Buta di DPR )

Dan perlu diketahui, tanpa Demokrat dan KIH (PDIP, PKB, NasDem, PPP dan Hanura), hak interplasi DPR terkait kenaikan harga BBM bersubsidi sudah bisa diajukan kepada pemerintah. Pasalnya, sesuai tata tertib DPR, hak interpelasi dapat digunakan setelah diusulkan oleh minimal 25 anggota DPR dari dua fraksi. (Baca Juga: SE Seskab Pintu Masuk Lengserkan Jokowi )

Anggota DPR dari Fraksi Golkar Misbakhun kemarin mengatakan, hari ini hak interpelasi yang digalang akan diserahkan ke pimpinan DPR, selanjutnya dilayangkan kepada pemerintah, Presiden Jokowi. [Rmol]

Kwik Kian Gie: Naikan BBM, Pemerintah Untung Besar


Kwik Kian Gie
Jakarta, Jurnalsulteng.com- Mantan Menteri Koordinator Ekonomi Kwik Kian Gie menilai pemerintah sengaja mengkambinghitamkan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai penyebab twin defisit neraca Indonesia. Pasalnya, dibalik penaikkan BBM pemerintah ikut mengambil keuntungan.
(Baca Juga: Dari Hulu sampi Hilir Ada Mafia Migas )

"Pemerintah dikatakan merugi ketika harus nombok. Kenyataannya dengan menjual Rp 8.500 per liter, pemerintah masih untung besar," ujar Kwik yang dilansir dari Republika Online, Rabu (26/11/2014).

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan secara logis dan ekonomis perhitungan harga minyak mentah dunia hingga sampai ketangan konsumen di Indonesia. Menurutnya, harga minyak mentah dunia lebih bisa dijadikan patokan daripada MOPS atau harga produk jadi BBM di Singapura.

"Harga minyak mentah dunia setiap menit itu berubah, tapi di Asia masih ada yang menggunakan MOPS di Singapura," ujar Kwik.
Berdasarkan hasil rata-rata harga minyak mentah dunia USD80 bbl. Jika di kurs kan ke rupiah, 1 barel setara dengan 159 liter maka per liternya di harga Rp6.086 dengan kurs Rp12.100.

Biaya untuk mengangkat minyak dari perut bumi (lifting) ditambah biaya pengilangan (refinering) ditambah lagi dengan biaya transportasi rata-rata ke semua pompa bensin adalah USD24,1 per barel (laman ESDM) atau jika dalam rupiah 24,1:159 x 12.100= Rp1.834 per liter. "Jadi Pemerintah kalau impor dari minyak mentah dunia untung Rp580," ujarnya.

Namun jika berpijak pada harga MOPS di Singapura, harga rata-rata FOB Singapura USD88,80 bbl, Ongkos Angkut USD1,00 bbl, Harga CNF Jakarta USD89,80 bbl atau setara Rp6.833,84 per liter.
Selain itu ada biaya distribusi sebesar Rp 600 per liter sehingga biaya hingga ke SPBU Rp7.433,84 per liter. Pemerintah juga mengenakan Pajak PPN, PBBKB (15%) sebesar Rp 1.115,08 per liter sedangkan pemerintah menjual BBM di SPBU Rp8.548,91 per liter.

Dari perhitungan tersebut, harga BBM jenis Premium tidak disubsidi lagi, bahkan pemerintah mendapatkan keuntungan sebesar Rp1.115,08 dari pajak PPN dan PBBKB yang dibayar oleh rakyat.[Rol]   (Baca Juga: Ini Harga BBM dan Pendapatan Negara ASEAN )

Penjualan Pertamax di Sulawesi Naik 46 Persen

Ilustrasi
Manado, Jurnalsulteng.com- Penjualan bahan bakar minyak nonsubsidi, yakni Pertamax di Wilayah Sulawesi mengalami kenaikan sebesar 46 persen, pascakenaikan BBM bersubsidi.

"Khusus di Wilayah Sulawesi penjualan pertamax, sejak naiknya harga BBM bersubsidi mengalami peningkatan 46 persen, dibandingkan dengan kondisi sebelum adanya pengumuman resmi BBM bersubsidi naik," kata Humas PT Pertamina MOR VII Sulawesi Ibnu Adiwena yang dikutip dari Antara.

Ibnu mengatakan memang mulai beralihnya masyarakat ke Pertamax akan semakin baik, sehingga subsidi di Indonesia tepat sasaran.

Dia menjelaskan selain karena kenaikan tarif BBM bersubsidi disparitas harga semakin kecil juga disebabkan turunnya harga minyak mentah dunia. Besar kemungkinan harga pertamax masih bisa turun lagi. (Baca: BBM Naik, SPBU Asing Tertawa Terbahak-bahak )

Pertamina mengajak kepada masyarakat agar menggunakan bahan bakar minyak jenis Pertamax karena memiliki kualitas yang lebih baik.

"Mari gunakan Pertamax karena selisih harga dengan BBM bersubsidi sudah sangat sedikit, dan pengguna akan mendapatkan kualitas bahan bakar yang lebih baik," katanya.

Harga bahan bakar Pertamax, katanya, memang selalu berubah sesuai dengan harga minyak dunia, jadi setiap 15 hari ada harga yang baru, tergantung pergerakan minyak internasional. Namun dikisaran Rp10.000 an per liter.

Ibnu mengatakan setelah pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi dari Rp6.500 per liter menjadi Rp8.500 per liter untuk jenis premium, sedangkan solar dari Rp5.500 per liter menjadi Rp7.500 per liter. Selisih harga dengan BBM nonsubsidi sudah sangat kecil.

Pertamina berharap harga baru yang ditetapkan pemerintah tersebut, katanya, akan membuat masyarakat lebih bijak dalam menggunakan BBM bersubsidi tersebut.

Harga BBM bersubsidi, kataya, telah dinaikkan oleh pemerintah, kebijakan ini ditempuh guna mengalokasikan subsidi agar lebih tepat sasaran.[Ant]

Lewandowski Ungkap Penyebab Kekalahan Munchen

Jurnalsulteng.com- Bayern Munchen sebenarnya tampil impresif saat menghadapi Manchester City meski bermain dengan 10 orang. Apa penyebab Die Roten akhirnya kalah?

Menghadapi City di Stadion Etihad, Rabu (26/11/2014) dini hari WITA, Munchen harus mengakui keunggulan tim tuan rumah dengan skor 3-2. (Baca: Aguero Cetak Tiga Setengah Gol )

City memulai lagi dengan baik ketika Sergio Aguero mencetak gol melalui titik penalti setelah dijatuhkan Mehdi Benatia. Berkat pelanggarannya itu, mantan pemain AS Roma tersebut harus mendapat kartu merah.

Meski kekurangan pemain sejak menit ke-20. Munchen justru mampu mencetak dua gol melalui Xabi Alonso dan Robert Lewandowski yang bertahan hingga turun minum.

Keunggulan Munchen tampaknya akan bertahan hingga laga usai karena tak ada gol tercipta hingga menit ke-80. Namun, dua kesalahan yang dilakukan pemain The Bavarians membuat City mampu membalikkan skor berkat dua gol Aguero.

Penyerang Munchen, Lewandowski, menyayangkan kekalahan yang dialami timnya. Menurut pemain asal Polandia itu, timnya bermain baik meski dengan 10 orang.

"Kami membuat dua kesalahan dalam beberapa menit terakhir dan kebobolan dua gol. Itu sangat disayangkan karna kami tampil bagus dengan 10 pemain," katanya, kepada BBC.

"Sayangnya kami tak mendapatkan hasil apa-apa. Mungkin kami tidak cukup konsentrasi hingga detik-detik akhir," mantan pemain Borussia Dortmund itu menandaskan.

Kekalahan atas City tak mempengaruhi posisi Munchen yang sudah dipastikan lolos dari fase grup.[Inilah]

Kalahkan Munchen, Aguero Cetak "Tiga Setengah" Gol

Pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini
Manchester, Jurnalsulteng.com - Pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini, memuji penampilan luar biasa Sergio Aguero saat membawa timnya menyudahi perlawanan Bayern Munchen di matchday kelima Liga Champions Eropa, Rabu dini hari (26/11/2014) WITA.

Bermain di depan publik Emirates Stadium, Man City mampu unggul terlebih dahulu lewat penalti Aguero di menit ke-21. Namun, Munchen yang bermain dengan 10 pemain setelah Mehdi Benatia kena kartu merah di menit ke-21, malah berbalik unggul berkat dua gol Xabi Alonso dan Robert Lewandowski.

Aguero menunjukan kelasnya sebagai penyerang berbahaya. Dua golnya di babak kedua berhasil membawa The Citizens berbalik unggul. Hingga akhir laga skor 3-2 tidak berubah.

"Saya pikir bahwa setiap tim besar membutuhkan pemain hebat dan Sergio Aguero adalah pemain hebat, seorang pemain top dan ia sangatlah penting," demikian Pellegrini seperti dikutip dari UEFA.

"Saya pikir ia mencetak tiga setengah gol hari ini karena yang membuat penalti juga dirinya sendiri, tetapi saya pikir tim bermain dengan kepercayaan hingga akhir," pungkas pria asal Cile itu.

Dengan tambahan tiga angka, City saat ini mengemas nilai lima atau sama dengan nilia yang dikoleksi AS Roma di posisi kedua.

Peluang City untuk lolos ke fase 16 besar masih terbuka jika mampu menang dari Roma di laga terakhir.[Inilah]

Kontrak Proyek Jalan Tomata-Pape Diputus Awal Desember

Ilustrasi
Palu, Jurnalsulteng.com- Pemerintah daerah akan memutus kontrak proyek jalan poros Tomata-Pape, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, dengan perusahaan karena pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai target.

"Kontraknya akan diputus 4 Desember 2014," kata Ketua Komisi III (Pembangunan) DPRD Sulawesi Tengah Ajub Williem Darawia usai rapat koordinasi dengan mitra Komisi III di Palu, Selasa (25/11/2014) petang.

Ajub mengatakan dalam rapat dengan mitra tersebut banyak hal yang dibahas terkait kinerja instansi yang menjadi mitra komisi III salah satunya berhubungan dengan kondisi pengerjaan proyek jalan.

Dia mengatakan kontrak proyek poros Jalan Tomata-Pape yang dibiayai APBD hampir Rp46 miliar itu realisasinya sangat minim sementara batas waktu pengerjaan semakin mepet yakni Februari 2015.

"Baru dikerjakan sekitar 25 persen," katanya. (Baca: Gubernur Perintahkan Putus Kontrak PT Pilar Sarana Bhanda )

Menurut Ajub, proyek tahun jamak senilai Rp46 miliar itu akan ditenderkan kembali oleh Dinas Bina Marga Sulawesi Tengah, sementara segala risiko dan sanksi akan diberikan kepada perusahaan yang sebelumnya telah mengerjakan proyek tersebut.

"Sekarang dalam proses perhitungan oleh dinas teknis," katanya.

DPRD Sulawesi Tengah sudah beberapa kali meninjau pembangunan jalan sepanjang 31 kilometer yang menghubungkan Kabupaten Morowali Utara, Kabupaten Poso dan Sulawesi Selatan tersebut. Namun realisasi pengerjaannya sangat lambat. (Baca Juga: Pelaksanaan Proyek Pepe-Tomata Harus Dievaluasi )

Anggota Komisi III Huisman Brant Toripalu sebelumnya juga meminta kepada Gubernur Sulawesi Tengah agar memutuskan kontrak proyek yang dikerjakan PT. Pilar Sarana Bandha tersebut lalu digantikan dengan perusahaan yang lebih profesional dalam pengerjaan jalan.

Sebelumnya, Gubernur Sulteng Longki Djanggola juga telah memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga untuk memutus kontrak proyek tersebut, karena tidak melaksanakan pekerjaannya dengan baik.

Site Manager PT Pilar Sarana Bandha Hendra Sudaryadi beberapa waktu lalu mengatakan pihak perusahaan sudah mengerahkan kemampuan maksimal untuk menyelesaikan pekerjaan itu sesuai target.

Dia mengatakan kendala utama selama ini adalah kesulitan material (batu pecah) dan jauhnya jarak antara lokasi proyek dan tempat pengambilan material LPA (lapis pondasi atas) serta lokasi "asphalt mixing plant" (AMP).[Ant]

Mourinho: Kemenangan Telak Chelsea Tak Normal

Gelsenkirchen, Jurnalsulteng.com - Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, menilai kemenangan telak timnya atas Schalke adalah hal yang tak normal.

Bermain di Veltins-Arena, Rabu (26/111/2014) dini hari WITA, Chelsea menghajar tim tuan rumah dengan skor 5-0. Lima gol The Blues dicetak John Terry, Willian, bunuh diri Jan Kirchhoff, Didier Drogba, dan Ramires.

Kemenagan ini sekaligus memastikan Chelsea lolos dari fase grup dengan mengemas 11 poin. Selain itu, mereka dipastikan lolos sebagai juara grup, karena nilainya tak mungkin lagi terkejar Sporting Lisbon di posisi kedua dengan poin tujuh.

"Tim bermain luar biasa. Untuk saat ini, tim bermain matang dan sangat percaya diri. Menang di laga tandang 5-0 di Liga Champions tidak normal. Menang 5-0 di Jerman lebih tak normal lagi. Penampilan tim sangat komplet dan impresif," ujar Mourinho, kepada BBC.

"Kami memiliki tim yang bagus. Kami memang bisa kalah dan hasil buruk menanti kami. Tapi kenyataannya adalah tim kami bermain bagus," pelatih berusia 51 tahun itu menutup.

Selain belum terkalahkan di Liga Primer Inggris, Chelsea juga masih tak tersentuh di Liga Champions dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.[Inilah]

Tolak Kenaikan Harga BBM, FNPBI Desak Penetapan UMP Ditunda

Written By Jurnal Sulteng on Selasa, 25 November 2014 | 9:35:00 PM

Ilustrasi
Palu, Jurnalsulteng.com- Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) Wilayah Sulawesi Tengah, menilai kebijakan Pemerintahan Jokowi-JK menaikan harga BBM atas dasar defisit APBN sangat tidak masuk akal. Terlebih lagi kenaikkan harga BBM ini dilakukan saat harga minyak dunia turun sampai 25 persen.

"Kebijakan ini bernuansa profit dan sangat jauh dari semangat Trisakti yang didengungkan selama kampanye oleh rezim Jokowi-JK," terang Ketua FNPBI Wilayah Sulteng, Muh.Ikbal Ibrahim dalam keterangannya pada redaksi Jurnalsulteng.com, Selasa (25/11/2014). (Baca Juga: Demo Penolakan Kenaikkan Harga BBM Belum Reda )

Menurutnya, kebijakan menaikkan harga BBm ini  makin menambah beban kehidupan rakyat, khususnya kaum buruh. Dengan naikkanya harga BBM kata Ikbal, harga bahan pokok juga ikut naik bahkan sangat drastis. "Yang paling merasakan dampak kenaikkan BBM adalah kaum buruh. Apalagi kebijakan kenaikan harga BBM dilakukan setelah ditetapkannya UMP 2015," ujarnya.

Dikatakannya, dalam penetapan upah minimum baik ditingkat provinsi maupun kabupaten/kota selalu didasarkan pada harga komponen bahan pokok yang disebut dengan Standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Seperti diketahui kata Ikbal lagi,  upah minimum Provinsi Sulteng 2015 ditetapkan Rp1,5 juta.  UMP ini ditetapkan atas dasar KHL sebelum adanya kenaikkan harga BBM atau sebelum naiknya harga-harga bahan kebutuhan pokok. Karena itu kata Ikbal, UMP tersebut tidak sesuai lagi dengan dasar KHL ssetelah adanya kenaikkan harga BBM.

"Kami dari Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia secara tegas menolak kenaikkan harga BBM. Kami juga mendesak Pemda Sulteng dalam hal ini gubernur, agar menunda SK penetapan UMP karena ditetapkan berdasarkan KHL sebelum adanya kenaikkan harga BBM," demikian Ikbal. [Trs]

Piala AFF 2014, Laga ke-50 Indonesia yang Berakhir Tragis


Para pemain timnas senior Indonesia tertunduk lesu usai dikalahkan Filipina di Piala AFF 2014, Selasa (25/11/2014). [Foto:Antara]
Jakarta, Jurnalsulteng.com- Pertandingan melawan Filipina merupakan laga ke-50 Indonesia di ajang piala AFF. Sayangnya, di laga ini Indonesia menelan kekalahan telak 0-4. (Baca: Filipina Gunduli Timnas Indonesia 4-0 )

Opta mencatat dalam lima pertemuan sebelumnya melawan Filipina di turnamen sepak bola antarnegara Asia Tenggara ini, tim Merah Putih selalu menang. Rekor gol pun fantastis, mencetak 21 gol dan hanya kebobolan sekali.

Sayangnya, pada pertemuan keenam kalinya, Indonesia langsung kemasukan empat gol langsung dan tak mampu. Ini juga menjadi kemenangan keenam sekaligus terbesar yang pernah ditorehkan the Azkals sejak 2004.

Sebelum Piala AFF 2014, Filipina mencetak 17 gol. Namun dalam dua kali tampil dalam laga Grup A, delapan gol sudah disarangkan Philip Younghusband dkk ke gawang lawan-lawannya. Bukti meningkatnya performa the Azkals di bawah asuhan pelatih AS Thomas Dooley.[Rol]

Temukan jurnalsulteng.com di Facebook

Iklan Anda

Maxdoid
 
Developed by : Darmanto
Copyright © 2011. JURNAL SULTENG - CV Tristar Mediatama - All Rights Reserved
Template by Creating Website
Proudly powered by Blogger