Warga berusaha menyebrangi jalan yang tergenang banjir di Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (23/1/2019). [Antara]

5.825 Jiwa Terdampak Banjir di Sulsel, 30 Orang Meninggal Dunia

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata sementara jumlah warga yang terdampak banjir di Sulawesi Selatan (Sulsel) sebanyak 5.825 jiwa.

Informasi dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Kamis (24/1/2019) menyebutkan 3.321 orang mengungsi akibat banjir yang melanda 10 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Hingga Kamis (24/1/2019) pukul 15.00 WITA, berdasarkan pendataan dampak bencana yang dilakukan oleh Pusdalops BPBD Sulawesi Selatan, tercatat 78 desa terdampak bencana di 52 kecamatan yang tersebar di 10 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Jeneponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap dan Bantaeng.

Sebanyak 30 orang meninggal dunia, 25 orang hilang, 47 orang luka-luka, 5.825 orang terdampak, 3.321 orang mengungsi, 76 unit rumah rusak dengan rincian 32 unit hanyut, 25 rusak berat, 2 rusak sedang, 12 rusak ringan, 5 tertimbun.

Sebanyak 2.694 unit rumah terendam, 11.433 hektare sawah terendam banjir, 9 jembatan rusak, 2 pasar rusak, 6 unit fasilitas peribadatan rusak dan 13 unit sekolah rusak.

Hingga saat ini, proses evakuasi, pencarian, penyelamatan korban dan penanganan pengungsi serta masyarakat yang terdampak banjir terus diintensifkan.

Dilaporkan di beberapa tempat banjir mulai surut begitu juga dengan debit aliran dari Waduk Bili-Bili juga makin berkurang.

Dampak bencana di Kabupaten Gowa meliputi 16 orang meninggal dunia, 21 orang hilang, 46 luka, 2.121 orang mengungsi, 10 unit rumah rusak terdiri dari 5 rusak berat dan 5 tertimbun, 604 unit rumah terendam, dan 1 jembatan rusak.

Di Kota Makassar, sebanyak 2.942 orang terdampak, 1.000 orang mengungsi, dan 477 rumah terendam banjir. Kabupaten Soppeng terdapat 1.672 ha sawah terendam. Pendataan masih dilakukan.

Di Kabupaten Jeneponto meliputi 10 orang meninggal dunia, 3 orang hilang, 51 rumah rusak (32 hanyut, 19 rusak berat. Di Kabupaten Barru meliputi 2 unit pasar, 1 fasilitas pendidikan, 1 fasilitas pemerintahan.

Sementara di Kabupaten Wajo sebanyak 1.683 orang terdampak, 1.198 rumah terendam, 1.412 ha sawah terendam, 8 jembatan rusak, 4 fasilitas peribadatan rusak, 11 fasilitas pendidikan rusak.

Di Kabupaten Maros terdapat 4 orang meninggal dunia, 1200 orang terdampak, 200 orang mengungsi, 400 unit rumah terendam, 8.349 ha sawah, 1 fasilitas peribadatan. Kabupaten Bantaeng 1 unit rumah rusak sedang.

Kabupaten Sindrap terdapat 1 kk terdampak, 1 unit rumah rusak sedang. Serta di Kabupaten Pangkep terdapat 1 orang hilang, 1 luka-luka, 28 rumah dengan rincian 1 rusak berat, 12 rusak ringan, 15 terendam, 1 fasilitas peribadatan, 1 fasilitas sekolah rusak.

Kepala BNPB, Doni Monardo, saat ini telah berada di lokasi bencana untuk mengkoordinir potensi nasional membantu Pemda Sulawesi Selatan.

BNPB menyerahkan bantuan dana siap pakai Rp1 miliar untuk operasinal keposkoan dan darurat bagi BPBD yaitu Jeneponto sebesar Rp250 juta, Gowa Rp250 juta, Marros Rp250 juta dan Kota Makassar Rp250 juta serta bantuan logistik juga dikirimkan. [***]

Sumber; Antara

(Visited 25 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*