Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari memberikan pemaparan dalam diakusi "Hoax Ancaman Nyata Demokrasi", di Palu, Selasa (19/2/2019) malam. [Ist]

Berita Hoax Berpotensi Menganggu Kamtibmas

Palu, Jurnalsulawesi.com – Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari mengatakan, berita hoax dan ujaran kebencian sangat berbahaya dan berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Apabila penyebaran berita hoax yang berpotensi mengganggu Kamtibmas ini tidak ditangani dengan baik, maka bisa menganggu kelancaran pelaksanaan Pemilu 2019,” kata Kompol Sugeng, saat mewakili Kapolda Sulteng sebagai narasumber pada diskusi “Hoax Ancaman Nyata Demokrasi” di Palu, Selasa (19/2/2019) malam.

Dalam diskusi sekaligus launching media online Alkhairaat.com itu Kompol Sugeng menyebutkan, Mabes Polri telah membentuk Satuan Tugas Nusantara yang membawahi 4 komponen pelaksana yaitu subsatgas Manajemen Kemitraan, subsatgas manajemen Sosial, Subsatgas Gakkum dan subsatgas manajemen media.

Dikatakannya, pimpinan Polri memberikan tanggungjawab kepada Satgas Nusantara untuk menjadi Cooling System pada Pemilu DPD RI DPR-RI, DPRD I, DPRD II dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden pada 17 April 2019 mendatang.

“Pimpinan Polri kembali memberikan tugas ini karena Satgas Nusantara telah terbukti sukses sebagai berhasil menjadi Cooling System pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 lalu,” ujarnya.

Kompol Sugeng menjelaskan, jumlah penduduk Indonesia yang dirilis pada Januari 2018 sebanyak 265,4 juta jiwa. Dari jumlah itu 132 juta jiwa merupakan sebagai pengguna Internet dan 130 jiwa orang di Indonesia aktif menggunakan media sosial, yang rawan menajdi penyebaran hoax.

Sementara dari hasil patroli siber, baik yang dilakukan Subsatgas Manajemen media, Subsatgas Gakkum hampir setiap hari ditemukan adanya postingan konten negatif di media sosial yang sifatnya menjelekkan kandidat tertentu, penghinaan, caci maki, ujaran kebencian dan berita hoax khususnya yang dilakukan para pendukung pasangan Capres/Cawapres.

“Inilah yang selama ini ditangani oleh Satgas Nusantara, utamanya yang terjadi di dunia maya. Karena itu, kami dari Polda Sulteng mengajak masyarakat Sulteng untuk mensukseskan Pemilu 2019 yang aman dan damai, tanpa men-share berita hoax. Kami juga selalu menghimbau, apabila masyarakat tidak mengetahui kepastian sebuah berita, sebaiknya tidak ikut-ikutan menyebarkan (share) berita yang belum pasti kebenarannya,” tegas Kompol Sugeng.

Turut hadir dalam diskusi itu diantaranya, Dwi Djiptodharmono (Politisi PDIP), H. Akbar Zulfakar,ST (Politisi PKS), Dr. Ilyas, S.Sos, M.I.Kom (Akademisi Untad Palu) dan para audience mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Palu. [***]

Penulis; Sutrisno/*

(Visited 22 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*