Pelindo Diminta “Angkat Kaki” dari Tolitoli

Tolitoli- Bupati Tolitoli Moh Saleh Bantilan meminta PT Pelayaran Indonesia (Pelindo) sebaiknya angkat kaki dari kota cengkeh, karena dinilai telah bertindak arogan dan tidak mengindahkan pendapat maupun masukan dari pihak berkompeten. Bahkan dalam menyelesaikan masalah, Pelindo  tidak mengindahkan rekomendasi Pemerintah Kabupaten Tolitoli.

“Jika Pelindo tetap arogan dan merasa berkuasa di daerah ini,
saya tegaskan segera saja angkat kaki ,” kata Ale, sapaan akrab Bupati.

Pasalnya, PT Pelindo  tidak memperbolehkan kapal barang Asia
Pratama untuk tambat dan melakukan bongkar muat barang di pelabuhan Dede. Ia juga menilai  Pelindo  selama ini  tidak  memberikan kontribusi maupun manfaat bagi daerah.

“Sudah tidak beri kontribusi  mau  matikan perusahaan daerah  lagi,”  kata Bupati.

Dikatakan Bupati, Pelindo selaku BUMN,  mestinya  tidak  arogan dengan memonopoli usaha. Harusnya bisa menghidupkan PD BOM
sebagai BUMD, dengan demikian menurutnya Pelindo dapat berguna bagi daerah.

Terkait masalah ini  tambah Bupati, pihaknya  berencana meminta DPRD Tolitoli melakukan hearing terhadap Pelindo. Selaku Bupati kata  Ale, ia  juga akan memerintahkan  bagian hukum untuk mempelajari aturan tersebut, jika dalam aturan tersebut memungkinkan untuk ‘mengusir’ Pelindo dari daerah yang dipimpinnya, maka hal itu akan dilakukan.  (Agus )

(Visited 20 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*