Ketua PMII Sulteng, Faisal A Sado (kanan). [Ist]

Berkhidmat untuk Negeri, PMII Dukung Polda Sulteng Berantas Hoax

Palu, Jurnalsulawesi.com – Komitmen jajaran Polda Sulteng dalam upaya memberantas dan mencegah, maraknya peredaran berita-berita yang berbau kebohongan atau hoax serta ujaran kebencian, terus saja dilakukan.

Sikap tegas dan kebijakan ini mendapat respon serta dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Pencegahan penyebaran hoax harus dilakukan secara berkesinambungan, sebab ini hanya akan menimbulkan perpecahan di kalangan anak bangsa,” kata Ketua PMII Sulteng, Faisal A Sado, Rabu (27/2/2019).

Hal tersebut ditegaskan Faisal, usai menghadiri acara Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) PMII di asrama Haji Donohudan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada 23-27 Februari 2019, dengan Tema Khidmat Untuk Negeri. PMII dalam narasi Pembangunan Bangsa.

Menurut Faisal, keinginan ini pun, sejalan dengan komitmen serta perjuangan seluruh PMII di Indonesia. Sebab hoax adalah kebohongan. Kebohongan adalah kejahatan yang harus dibinasakan, karena dapat merusak tatanan berkehidupan, berbangsa dan bernegara.

“Mari kita serukan perang terhadap hoax, karena hanya memecah persatuan dan kesatuan bangsa,” pintanya.

Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya akan menggerakkan seluruh potensi generasi muda sebagai wujud menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Olehnya seluruh pemuda, mahasiswa dan masyarakat Sulteng harus sinergis dengan pemerintah dan aparat kepolisian dalam memerangi berita bohong.

PMII Sulteng juga dengan tegasnya, sangat menolak politik identitas serta mendukung Pilpres 2019 yang demokratis, jujur, aman, damai dan berkualitas. [***]

Penulis : Agus Manggona

(Visited 30 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*