OPINI

‘Mbek’ dan Ejekan Musso Soal Jenggot Kambing Agus Salim

Oleh: Benny Ohorella Haji Agus Salim, laki-laki asal Sumatra Barat lahir dengan nama asli Mashudul Haq (Pembela Kebenaran), betul-betul nama yang tidak keliru. Beliau adalah keponakan ulama terkenal Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabauwi, salah satu imam mazhab Syafi’i di Masjidil Haram, Makkah. Kepada Syaikh Ahmad Khatib ini pula pendiri NU dan Muhammadiyah, KH Hasyim Asya’ari dan KH Ahmad Dahlan pernah menuntut ilmu, begitu juga salah satu ulama besar kita, Buya Hamka. Kalau mau baca sejarah, kisah H Agus Salim dipanggil ‘mbek’ ketika akan berpidato itu sebenarnya terdokumentasi apik. Salah satu pendiri bangsa dan mantan perdana menteri pertama RI, Sutan Syahrir, adalah ...

Read More »

Fintech Syariah dan Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Oleh: Muhammad Musa PASTINYA semua manusia tidak menginginkan musibah menimpa diri, keluarga, dan lingkungannya, apakah itu berupa gempa bumi, banjir, tsunami, dan sebagainya. Namun, itu semua datang begitu cepat dan menghilangkan segala sesuatu yang dicintai kebanyakan manusia, baik keluarga, harta, maupun mata pencaharian. Masih teringat di benak kita semua musibah tsunami setinggi 30 meter telah memorak-porandakan Aceh di penghujung 2004. Sebelum terjadi tsunami, gempa hebat bermagnitudo 9,2 SR terjadi di dasar laut dengan kedalaman mencapai 30 km di bawah permukaan laut, yang tidak jauh dari Pulau Simeuleu. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tsunami yang terjadi di Aceh merupakan bencana kemanusiaan terbesar ...

Read More »

Pekan Blunder Nasional Para Pendukung Jokowi

Oleh: Hersubeno Arief PEKAN terakhir bulan Januari dan awal Februari ini layak kita nobatkan sebagai “pekan blunder nasional.” Hanya dalam waktu dua hari, menteri dan ketua umum partai pendukung Jokowi membuat tiga blunder besar. Dalam pertandingan sepakbola, peristiwa semacam ini disebut sebagai hattrick gol bunuh diri. Peristiwa yang jarang terjadi. Blunder pertama dilakukan oleh Menkominfo Rudi Antara. Kamis (31/1/2019) Chief RA, begitu dia biasa dipanggil, marah kepada seorang pegawai yang menyatakan sesuai keyakinan memilih nomor dua setelah mendengar visi misinya. Nomor 02 adalah paslon Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019. Padahal yang ditanyakan pilihan desain poster untuk kampanye sosialisasi pemilu. Saking sebelnya ...

Read More »

Kerasukan Politik

Oleh; Natsir Said AROMA Politik Pemilihan Presiden kali ini rasanya lebih menyengat akal sehat. Untuk tujuan politik kini tak lagi menempatkan norma etis sebagai pijakan utama. Bau busuk saling tebar fitnah lebih mendominasi atmosfer demokrasi di sebuah negara berpenduduk sekira 265 juta jiwa ini. Belum ada data pasti selain hanya mengacu pada keterlibatan aktif pemilih yang dimiliki KPU. Namun jika melihat jagad maya, kita semua hampir dapat bersepakat bahwa event politik kali ini lebih menyedot perhatian publik. Ada beberapa kemungkinan yang mendorong perubahan pola interaksi politik ini, termasuk perkembangan tekhnologi informasi. Tersedianya wadah untuk menyatakan pendapat di ruang publik lewat ...

Read More »

Rocky Gerung dan Akal Sehat

Oleh: Dr Syahganda Nainggolan SEORANG pejabat tinggi negara mengirimkan video pidato Rocky Gerung (RG) selama tiga menit lebih ke WA saya sambil mendecak kagum, luar biasa. Saya menonton video itu, kuliah RG dihadapan belasan ribu alumni perguruan tinggi (PT) se Indonesia, di daerah Taman Mini, Sabtu lalu. Saya sendiri tidak bisa hadir karena jadwal saya bentrok dengan jadwal lunch dengan Anies Baswedan. Mungkin pidato RG itu terpotong, tapi dalam tiga menitan itu saya dapat mengambil sari daripadanya, yakni: Pertama; Alasan utama RG datang di forum alumni PT itu adalah mengembalikan akal sehat di negeri ini. Sebagai masyarakat berpendidikan tinggi, RG ...

Read More »

Hukum Mati Saja Mereka!

Oleh: Natsir Said “SELAMA Kantong baju masih menghadap ke atas,” Bukan kalimat bijak filsuf kenamaan. Kalimat itu muncul sebagai respon atas keputus-asaan di tengah budaya suap yang masih menggurita. Seolah tak berujung, keserakahan beberapa pejabat publik makin menggila. Hampir tak ada ruang untuk bernafas lega ketika halaman media sosial dipenuhi berita Operasi Tangkap Tangan (OTT). Betapa tidak adanya rasa malu pejabat-pejabat itu. Pada keserakahan, logika memang nyata tak berfungsi. Coba bayangkan, uang haram itu akan dibawa pulang ke rumah lalu diberi makan keluarga. Anak yang mestinya terdidik untuk selalu berpikir jernih justeru akan mewarisi sikap tamak karena dibesarkan dengan rejeki yang ...

Read More »

Palu Bangkit Konteks Pengaturan Landskap Eks Likuifaksi

Oleh: Sonny Lahati & Mohammad Ikhsan Kalbi Tagar Palu Bangkit (#PaluBangkit) sebagai ikon memperkuat image opini publik pasca gempa 28 September 2018, bahwa rakyat Kota Palu bangkit secara physikologis maupun perputaran roda perekonomian. Gempa yang berurutan terjadi selang bersamaan dengan tsunami dan likuifaksi membutuhkan daur ulang pemikiran publik, bahwa bangkit dari problem sebagai insan kemanusiaan maupun proses alamiah perkotaan. Jika kita melihat komposisi Kota Palu berbentuk lembah didominasi pemukiman masyarakat,  berbentuk koridor Teluk Palu. Pasca gempa, likuifaksi dan tsunami membuka tabir ketahanan geologis serta ekologis, bahwa layaknya pola penggunaan lahan perlu didiskusikan kembali apa resolusi sistematis publik menginisiasi kompleksitas Lembah ...

Read More »

Pemuda Milenial Belum Mati Rasa

Oleh: Firman Kurniawan AKTIVIS adalah istilah yang terlekat pada mereka yang getol memperjuangkan kepentingan orang banyak, kepentingan untuk kesejahteraan. Mereka yang mengorbankan pikiran dan meluangkan tenaga untuk kebaikan bersama. Berkilas balik dari fenomena dunia ke-Aktivis-an, sebagian berlatar belakang dari kalangan mahasiswa atau golongan terpelajar yang masih terhitung sebagai pemuda. Pada abad 21 kini, banyak pemuda dari belahan dunia yang mempelopori perubahan di negara mereka. Diantaranya, Joshua Wong di Hong Kong yang melakukan aksi protes bersama para pelajar terhadap pemerintahan Cina yang tidak memberikan hak otonomi kepada pemerintah Hong Kong, gerakan pro-demokrasi yang mengorganisir kalangan pelajar SMA, dan mahasiswa ini memboikot ...

Read More »

Revolusi 7.4 PASIGALA

Oleh: Sonny Lahati Palu, Sigi dan Donggala (PASIGALA) tanggal 28 September 2019, Pukul 18.02 Wita dilanda bencana gempa bumi 7,4 SR yang diikuti tsunami dan likuifaksi. Korban jiwa mencapai 1.948 tercatat BNPB, 843 hilang . Diperkirakan 2 ribu lebih korban jiwa data akan terus di validasi.  Sedangkan korban luka 10 ribu lebih Dan evakuasi di hentikan di wilayah likuifaksi. Pasca bencana diharapkan rakyat tiga daerah yang menjadi korban dapat pulih kembali baik psikologi maupun fisik. Apa yang harus dirubah. Yang harus berubah adalah mindset rakyat berfikir, apa rencana ke depan secara bersama antara pemerintah dan warga korban, serta para pihak ...

Read More »

Tetap Kuat Gubernurku

(Catatan lima : Getar Palu) Mereka yang menghujatmu, adalah mereka yang tidak mengalami langsung apa yang terjadi hari-hari itu. Ketika kamu pemimpin yang gelisah harus menembus jalan, gunung dan jurang, di malam yang gelap dari tugas dinasmu, di Kabupaten Parigi untuk hadir bersama warga Kota Palu, Sigi dan Donggala yang sedang panik harus berbuat bagaimana dan melakukan apa. Mereka yang banyak bicara juga tidak melihat langsung, Sabtu (29/9/2018) pagi yang murung, satu hari setelah Jumat yang bergetar. Bagaimana rumah kediamanmu di Siranindi yang berubah menjadi tempat pengungsian warga yang butuh perlindungan dan tempat koordinasi darurat untuk segala hal. Hampir satu ...

Read More »