Penumpang dan pengemudi mobil yang terperosok di jurang sejak Jumat (17/10/2014), ditemukan tewas dengan kondisi penuh luka. [FB]

Dua Penumpang Mobil Terperosok Jurang Tewas

Palu, Jurnalsulteng.com- Kepolisian menyatakan dua orang terdiri penumpang dan pengemudi yang mobilnya terperosok masuk jurang di jalur kebun kopi, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, sejak Jumat (17/10/2014), ditemukan tewas dengan kondisi penuh luka.

Kepala Kepolisian Resor Donggala AKBP Guruh Arif Dharmawamn di Donggala, Selasa, mengatakan, kedua korban tersebut kemungkinan sebelumnya masih hidup namun kondisinya luka parah dan tidak ada orang lain yang mengetahuinya, hingga akhirnya mereka tewas.

Kedua jenazah korban bernama Amsar dan Budi tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara Palu yang berjarak sekitar 35 km dari lokasi kejadian.

Korban dievakuasi oleh aparat keamanan pada Senin (20/10/2014) malam dari jurang berkedalaman sekira 100 meter.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua korban adalah karyawan PT Patrako Motor yang bergerak dibidang penjualan mobil di Kota Palu, dan bermaksud mengantarkan kendaraan yang dibeli oleh seorang warga di Kabupaten Parigi Moutong.

Pembeli tersebut beberapa kali menghubungi toko penjualan mobil tersebut dan mengaku belum menerima mobil bak terbuka yang dibeli.

Merasa sudah mengantaran mobil pesanan pada Jumat (17/102014), Perwakilan perusahaan tersebut kemudian mencari kedua orang pengantar itu, dan pada Senin (20/10) siang ada laporan warga yang melihat sesuatu mirip kendaraan berada di dasar jurang.

“Atas dasar itu kami menerjunkan tim ke lokasi kejadian,” kata Guruh.

Evakuasi korban sendiri berlangsung beberapa jam, karena kondisi lereng yang curam dan kurangnya fasilitas penerangan.

Lokasi kecelakaan sendiri berada di KM 17 jalur Kebun Kopi yang berada di wilayah Kabupaten Donggala.

Jalur Kebun Kopi yang menghubungkan Kota Palu dan Kabupaten Parigi Moutong itu memiliki kondisi jalan berkelok-kelok dengan sisi jurang yang curam dan dalam, sementara sisi sebelahnya adalah tebing yang mudah longsor.

Jalur Kebun Kopi sepanjang sekitar 60 kilometer itu merupakan jalan darat utama yang menghubungkan Provinsi Sulawesi Tengah dengan provinsi lainnya.

Hampir setiap tahun terdapat kecelakaan maut di Jalur Kebun Kopi tersebut menginggat jalan yang sempit dan berkelak-kelok serta kurangnya lampu penerangan pada malam hari.[Ant]

(Visited 14 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*