Izin Khusus Freeport, Jokowi Resmi Digugat

Tambang Freeport

Jakarta, Jurnalsulteng.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) digugat atas perbuatan melawan hukum dengan mekanisme citizen law suit lantaran keputusan pemerintah mengeluarkan perizinan ekspor dan pertambangan khusus bagi PT. Freeport Indonesia.

Gugatan dilayangkan tim kuasa hukum Trisakti dan Nawacita atas nama empat orang yakni Arief Poyuono, Haris Rusly, Kisman Latumakilata, dan Iwan Sumule di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Arief Poyuono mengatakan, pemerintah memberikan waktu PT Freeport Indonesia untuk menyiapkan pembangunan fasilitas pemurnian dan pengolahan (smelter) bahan tambang mentah. Perjanjian (MoU) yang ditandatangani Menteri ESDM Sudirman Said menyetujui perpanjangan ekspor konsentrat PT.Freeport Indonesia yang habis waktunya pada 24 Januari 2015.

“Penandatanganan MoU inkonsistensi dengan sikap pemerintah sebelumnya yang berulang kali mengancam akan menghentikan izin ekspor konsentrat tembaga Freeport,” jelasnya di PN Jakarta Pusat, Senin (2/2/2015).

Gugatan dengan nomor register 50/PDT.GBTH.PI.W/2015/PNJKTPST dimaksud meminta majelis hakim untuk membatalkan perjanjian pemerintah dengan PT Freeport Indonesia.

“Tergugat satu adalah Presiden Jokowi Cq Menteri ESDM sebagai pemerintah atau pemberi izin. Kedua adalah PT Freeport Indonesia yang mendapatkan izin,” ujar Arief yang juga Ketum FSP BUMN Bersatu yang dilansir Rakyat Merdeka Online.

Atas adanya gugatan tersebut, penggugat juga meminta agar selama masa persidangan PT.Freeport tidak diperbolehkan melakukan ekspor dan penggalian tambang di Papua sebelum adanya putusan berkekuatan hukum tetap.

“Petitum dalam gugatan ini adalah meminta majelis hakim PN Jakpus menghukum Presiden Jokowi untuk membatalkan MoU dengan PT. Freeport Indonesia, serta seluruh perjanjian dan atau produk hukum lainnya yang memberikan izin ekspor meskipun belum memiliki smelter di Indonesia,” tegas Arief. [Rmol]

(Visited 25 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*