Jet Tempur Sukhoi Ikut Meriahkan FPPN 2016

Palu,  Jurnalsulteng.com – Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said mengatakan penutupan Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) 26 September 2016 akan dimeriahkan dengan jet tempur Sukhoi dari Lanud Sultan Hasanuddin.

“Saya sudah bertemu dengan Panglima TNI. Insya Allah penutupan Festival Pesona Palu Nomoni akan ditutup dengan atraksi jet tempur Sukhoi,” kata Sigit alias Pasha Ungu di Palu, Jumat (9/9/2016) malam.

Dia mengatakan hasil komunikasi dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tersebut kemungkinan sebanyak tiga unit Sukhoi akan diterbangkan dari Lanud Sultan Hasanuddin menuju Teluk Palu.

“Ternyata dari Makassar itu hanya 15 menit, kemudian bermanuver sebentar di atas Teluk Palu baru kemudian kembali ke Lanud Sultan Hasanuddin,” katanya yang dikutip Antara.

Pasha mengatakan dirinya sempat menyaksikan sesi latihan Sukhoi di Lanud Sultan Hasanuddin beberapa hari lalu. Ia bahkan memperlihat sejumlah foto dalam sesi latihan tersebut.

Selain Sukhoi, kata Pasha, TNI AU juga akan melibatkan 25 orang penerjun dengan membawa bendera Kota Palu, bendera Palu Nomoni dan bendera Merah Putih.

“Saya belum tahu apakah nanti juga akan menyertakan bendera dari beberapa negara yang selama ini sudah membangun kerjasama dengan Kota Palu seperti Swedia dan China. Itu nanti terganung pak Wali Kota,” katanya.

Dia mengatakan alasan membawa serta bendera sejumlah negara tersebut karena target Palu Nomoni untuk dunia dengan motto “Kita tunjukkan kepada dunia dan kita buktikan kepada Indonesia bahwa Palu pantas disebut mutiara di katulistiwa.

Penyebutan Kota Palu sebagai mutiara sudah melekat sejak Presiden Pertama RI Soekarno datang ke Palu. Salah satu tanda mata dari kedatangan Soekarno tersebut adalah memberi nama Bandara Mutiara Palu.

Pasha mengatakan keterlibatan TNI Angkatan Udara dalam Festival Pesona Palu Nomoni tersebut sangat strategis karena Kota Palu adalah satu satu ibu kota provinsi di Indonesia yang memiliki sejumlah keunggulan yakni berupa laut, teluk, sungai, gunung dan pemukiman penduduk.

Menurut Pasha, dari seluruh Kota di Indonesia hanya Palu yang memiliki keunggulan tersebut dengan sekali memandang dapat melihat gunung, laut, sungai yang membela kota dan hamparan pemukiman hanya sekali memandang.(***)


Source; Antara

(Visited 46 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*