Kapolda Sulteng Ikut Orasi saat Demo Tangkap Ahok

Kapolda Sulteng Rudy Sufahriadi menegaskan bahwa Polri akan melakukan penyidikan terkait kasus yang mereka tudingkan pada Ahok. (Foto: JG Bua/Sultengekspres.com)

Palu, Jurnalsulteng.com  –  Demonstrasi dua kelompok organisasi massa Islam di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (4/11/2016) berlangsung tertib dan aman.

Menariknya, dalam demo kali ini Kapolda Sulteng Brigadir Jenderal Polisi, Rudy Sufahriadi ikut berorasi. Hal ini dilakukan sekaligus untuk menenangkan massa
Dalam orasinya Rudy menegaskan, bahwa Polri akan melakukan penyidikan terkait kasus yang mereka tudingkan pada Ahok.

“Saya menjadi Kapolda memegang amanah masyarakat, memegang amanah umat, karena itu saya sampaikan bahwa kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Gubernur Ahok akan dilakukan penyidikan,” tandas Rudy mengulang pernyataan Pejabat Polri di Jakarta.

Mendengar penegasan Kapolda Rudy itu, massa meminta agar itu bukan cuma janji saja. Usai Kapolda, penasehat hukum Forum Umat Islam Sulteng, Harun Nyak Itam Abu, berorasi menimpali Kapolda Rudy. Ia mengatakan bahwa kasus Ahok belum sampai pada tahap penyidikan, namun baru sampai pada tahap penyelidikan.

Tidak kurang 3000 orang turun ke jalan mengikuti demonstrasi yang mengecam Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait penistaan agama Islam itu.

Dengan berjalan kaki ribuan orang dari dua ormas ini mendatangi Kantor Kepolisian Daerah, Kantor Gubernur dan Kantor DPRD Sulawesi Tengah di Jalan Sam Ratulangi, Palu Timur.

Seperti dikerahui, demo ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia meminta polisi membawa Gubernur Ahok ke depan hukum. Massa meminta agar polisi menetapkan Ahok sebagai tersangka karena dinilai telah melakukan penistaan agama dengan mengutip Alquran Surah Almaidah ayat 51 terkait anjuran bagi umat Islam untuk memilih pemimpin.

Massa juga sempat melaksanakan shalat adzar berjamaah di jalan raya di depan Kantor Polda Sulteng. Meski menghangat suasanannya, demonstrasi dua kelompok ormas Islam di Palu iniberlangsung lancar dan aman.

Untuk pengamanan demo kali ini,  tidak kurang dari 2000 aparat dikerahkan, termasuk satuan intelijen. Polda Sulteng menurunkan 3 Satuan Setingkat Kompi Direktorat Sabhara, 1 SSK Satuan Brimob dan 657 personel siaga Polda Sulteng. Ditambah lagi dengan bantuan 1 SSK TNI Angkatan Darat dari Yonif 711 Raksatama. (***)


Source; Sultengekspres.com
Red; Sutrisno

(Visited 22 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*