KPKP-ST bekerjasama dengan Yayasan Danamon Peduli menggelar pelatihan Managemen Usaha untuk perempuan terdamoak bencana di Kabupaten Sigi dan Donggala. [Ist]

KPKP-ST Bersama Danamon Peduli Beri Pelatihan Managemen Usaha di Sigi dan Donggala

Palu, Jurnalsulawesi.com – Perhimpunan Kelompok Perjuangan Kesetaraan Perempuan Sulawesi Tengah (KPKP-ST) bekerjasama dengan Yayasan Danamon Peduli, memberikan pelatihan managemen usaha, untuk perempuan terdampak bencana di Kabupaten Sigi dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu-Jumat (23-25/1/2019).

Ketua Dewan Pendiri KPKP-ST Eva Bande, dalam keterangan tertulisnya Kamis (24/1/2019) mengatakan, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan untuk pemulihan ekonomi dengan meningkatkan kemampuan masyarakat yang terdampak bencana gempa dan likuifaksi di Kabupaten Sigi dan Donggala.

“Kegiatan ini juga tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya dimana KPKP-ST bekerjasama dengan Yayasan Danamon Peduli yang telah menyalurkan bantuan alat produksi usaha alternatif, bagi kelompok usaha perempuan korban bencana di dua Kabupaten tersebut,” jelasnya.

Eva Bande yang selama ini konsern melakukan pendampingan perempuan juga mengatakan, melalui pelatihan Managemen Usaha ini diharapkan dapat melahirkan tenaga-tenaga manejerial yang terampil di masing-masing desa, dengan komitmen yang kuat untuk mengembangkan usahanya menuju kemandirian. Selain itu ia juga berharap, usaha-usaha ekonomi warga yang terdampak dapat memenuhi kualifikasi standar yang layak dalam memasuki pasar yang lebih besar dan luas.

“Karena itu kita berharap program ini terus berkelanjutan, sebagai upaya penguatan kapasitas bagi perempuan dan bisa secepatnya mendorong proses pemulihan ekonomi di Kabupaten Sigi dan Donggala, pasca mengalami bencana alam beberapa waktu lalu,” jelas Eva.

Pelatihan ini diikuti 50 peserta dengan 21 jenis usaha yang berasal dari 22 desa di tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Sigi dan Donggala.

Beberapa jenis usaha kelompok perempuan usaha pembuatan Kopi, Dodol Kelapa Muda, Minyak kelapa dalam, Selai pepaya, torpila ubi jalar, kerajinan yang terbuat dari Lidi, Virgin Coconut Oil (VCO).

Sementara itu, Bupati Sigi yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Sigi, Aris Singi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sigi mengapresiasi kegiatan sosial dari KPKP-ST dan Yayasan Danamon Peduli, karena telah membantu masyarakat Sigi dan tentunya emerintah saat menghadapi situasi pascabencana.

“Orang yang baik adalah mereka yang datang menolong saat ada yang sangat membutuhkan. Demikian halnya negara dalam hal ini Pemerintah, harus selalu ada saat masyarakat membutuhkan,” ujar Aris Singi, usai membuka pelatihan.

Menurutnya, hal-hal seperti ini memang tugas pemerintah dengan memberikan dukungan dalam berbagai bentuk.

“Untuk Kabupaten Sigi sendiri berkomitmen untuk membantu proses perizinan bagi usaha kelompok perempuan yang sudah ada, sehingga mudah mendapatkan pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Salah seorang peserta asal Desa Bunga, Kecamatan Palolo, Yeni Putong mengaku sangat senang jika Pemerintah Kabupaten Sigi bisa memfasilitasi masalah perizinan.

“Ini akan sangat membantu karena selama ini usaha pembuatan kecap rempah yang kami kelola sudah satu tahun. Kami berharap ke depan bisa dipasarkan ke mini market, karena selama ini masih dititip di kios-kios kecil. Padahal hasil produksi kami juga tidak kalah dengan kecap produk dari pabrik, karena lebih alami dan bisa menyembuhkan batuk karena terbuat dari aren dan kemiri,” jelasnya.

Sementara peserta asal Desa Dampal, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Nuriatin mengatakan, jika pemerintah serius membantu masalah perizinan, usaha minyak Kelapa Dalam yanh dimilikinya akan bisa bersaing dengan minyak kelapa sawit yang banyak beredar di pasaran.

“Kami sangat berterimakasih kepada KPKP-ST yang memfasilitasi kami dengan memberikan pelatihan manageman agar bisa mengelola usaha kelompok yang beranggotakan 100 orang, sehingga bisa lebih maju,” katanya. [***]

Penulis; A Yudhistira/*
Editor; Sutrisno

(Visited 15 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*