Kepala Lapas kelas IIB Tambun, Abdul Wahid memimpin pemusnahan handphone hasil razia petugas lapas dari warga binaan, Selasa (5/3/2019). [Madding]

Lapas Tolitoli Deklarasi Bebas dari Peredaran Narkoba dan Penggunaan HP

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Tambun, Kabupaten Tolitoli menggelar deklarasi bebas dari peredaran narkoba dan penggunaan handphone (HP) kepada warga binaan.

Deklarasi yang digelar di halaman Lapas, Selasa (5/3/2019) ini dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Tolitoli, DR Ajemain Laterei, Kasat Narkoba Polres Tolitoli, IPTU Kinsale dan unsur Forkopimda.

Kepala Lapas kelas IIB Tambun, Abdul Wahid saat menyampaikan sambutannya di hadapan ratusan warga binaan mengatakan, acara deklarasi bebas dari peredaran narkoba dan penggunaan HP sehinggah terlaksana tidak terlepas dari kerja keras petugas Lapas.

“Saya selaku Kepala Lapas mengapreseasi petugas lapas yang sudah berkomitmen dan bekerja keras sehingga terlaksanannya acara deklarasi ini,” kata Kalapas.

Khususnya kepada warga binaan, lanjut Kalapas, yang telah berkomitmen dan telah menyatakan dukungan atas deklarasi ini, agar deklarasi ini jangan hanya dijadikan acara seremonial belaka, tetapi harus dijadikan komitmen yang kuat, sehingga Lapas kelas IIB Tambun bisa eksis dan tidak memunculkan isu permasalahan internal maupun berskala nasional yang gempar di media massa.

“Saya berharap deklarasi ini merupakan sebuah komitmen yang harus dijaga bersama, sehingga Lapas bisa eksis,” ujarnya.

Begitu juga dengan penggunaan handphone, menurut Kalapas, jika ada warga binaan yang ingin berkomunikasi dengan keluarganya, menurutnya ada jalurnya. Warga binaan tinggal menyampaikan sama petugas Lapas, nanti petugasnya yang fasilitasi.

“Iya, termasuk penggunaan HP, warga binaan jika ingin berkomunikasi dengan keluarganya, langsung sampaikan saja sama petugas Lapas, nanti petugas yang fasilitasi,” jelasnya.

Usai acara deklarasi bebas dari peredaran narkoba dan penggunaan handphone, acara dilanjutkan dengan pemusnahan sejumlah handphone yang dilakukan dengan cara dipukul menggunakan martil, yang kemudian puluhan handphone tersebut dibakar. [***]

Penulis; Madding

(Visited 136 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*