Propam Periksa Intensif Polisi Terkait Penembakan Istrinya

Palu,  (jurnalsulteng.com)- Petugas Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Tengah memeriksa intensif Brigadir Hendra terkait insiden penembakan istrinya di Kelurahan Tinggede, Kabupaten Donggala, yang terjadi Selasa (16/7/2013), sekira pukul 18.35 Wita.

Kepala Bagian Operasi Polres Donggala Kompol Anom Subawono yang dihubungi , Rabu (17/7/2013), mengatakan Brigadir Hendra telah dibawa petugas Propam Polda pada malam kejadian, setelah istrinya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Hendra saat digiring petugas masih dalam keadaan terguncang dan menangis karena mengetahui istrinya tertembus peluru dari senjata yang biasa dibawanya.

Hendra adalah saksi utama dalam kasus tersebut, sehingga yang bersangkutan dimintai keterangan terkait apakah korban bunuh diri atau ditembak.

“Semua masih dalam penyelidikan,” ucap Anom.

Berdasarkan penuturan tetangga korban, saat kejadian berlangsung Hendra dan istrinya berada di rumah berdua, sementara kedua anaknya sedang bermain di luar rumah.

Sebelumnya, Papa Evan, tetangga korban, mengaku mendengar suara letusan satu kali dari rumah Hendra yang kesehariannya bertugas di Satlantas Polres Donggala, beberapa saat setelah adzan maghrib berkumandang, atau saat sebagian besar warga sedang berbuka puasa.

“Saya langsung lari ke sumber suara untuk mengetahui apa yang terjadi,” tutur Hendra yang rumahnya berjarak sekira 30 meter dari kediaman korban.

Sesampainya di rumah korban, dia melihat korban mengalami luka tembak di perut dan mengeluarkan banyak darah.

Saat itu Hendra terlihat panik dan berjalan mondar-mandir karena melihat istrinya tergeletak tak berdaya.

Korban akhirnya meninggal dunia di rumah sakit karena mengalami kekurangan darah.(ant)

(Visited 20 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*