Sekdaprov, Mohammad Hidayat Lamakarate memberikan sambutan pada acara Bimtek SMA/SMK di gedung BPSDM, Senin (3/12/2018). [Humas Pemprov]

Sekdaprov: Bendahara Sekolah Bukan Tugas Sampingan

Palu, Jurnalsulawesi.com – Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Tengah (Sulteng), Mohammad Hidayat Lamakarate menegaskan, tugas bendahara merupakan tugas utama, bukan tugas sampingan. Namun kondisi ril saat ini, sekitar 60 persen tugas bendahara atau administrasi, masih dilaksanakan oleh seorang guru.

“Ke depannya agar para guru yang melakukan tugas administrasi ataupun bendahara dapat diberikan prioritas agar jangan lagi para guru tersebut dipaksakan harus mengajar sekian jam untuk memperoleh ketentuan mendapatkan akreditasi,” katanya saat membuka Diklat Teknis Bendahara Sekolah SMA dan SMK kabupaten/kota se- Sulteng tahun 2018 di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jalan S. Parman, Senin (3/12/2018).

Dikatakannya, bisa dibayangkan ketika seorang guru ada kewajiban memenuhi jam mengajar. Di samping itu mengejar ketentuan-ketentuan lain untuk mendapatkan sertifikasi, ditambah dengan tugas merangkap bendahara, yang seharusnya tugas tersebut dilakukan oleh seorang petugas administrasi.

Menurut Hidayat Lamakarate, Bimtek ini diprogramkan oleh Pemerintah agar para bendahara sekolah paham, apa dan bagaimana pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), karena selama ini yang menjadi masalah di Dinas Pendidikan karena masih banyaknya ditemukan kekeliruan terkait pengelolaan dana tersebut.

Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis yang juga panitia pelaksana, Chatrina. D. Nelloh dalam laporannya mengatakan tujuan dilaksanakannya Diklat kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam memperbaiki sistem pengelolaan keuangan yang selama ini masih menyisakan berbagai persoalan di lingkungan SKPD termasuk di SMA dan SMK.

“Sasaran yang ingin dicapai agar peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknis pengelolaan keuangan. Selain itu mampu melakukan langkah preventif dalam memperbaiki sistem pengelolaan keuangan di lingkup SMA dan SMK di kabupaten kota,” katanya.

Diklat teknis bendahara sekolah SMA dan SMK digelar selama 5 hari mulai pada 3 sampai dengan 7 Desember. Di mana kegiatannya diikuti 101 orang peserta dengan tenaga pengajar yang berasal dari, Inspektorat, Kantor Pajak Pratama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta BPSDM.

Bimtek ini dihadiri oleh Widya Suara Utama Madya Pratama BPSDM, Kadis Dikbud, Irwan Lahace dan para Pejabat struktural maupun fungsional BPSDM. [***]

Penulis; Bob Shinoda

(Visited 17 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*