(Ilustrasi)

Startup Indonesia Unggul di Desain Aplikasi

Jakarta, Jurnalsulteng.com – Ekosistem teknologi mobile di Indonesia diklaim tertinggal 4-5 tahun dari negara Asia lain seperti Jepang dan China.

Chief Marketing Officer (CMO) GDP Venture Danny Wirianto mengaku melihat kondisi tersebut tak heran jika Gojek dan Tokopedia memilih untuk mengalihkan pusat teknologinya ke India.

Dalam ekosistem mobile, India lebih mapan dibanding Indonesia. Danny menyebut sumber tenaga ahli jadi salah satu yang mempengaruhinya.

“Di setiap industri kita selalu ketinggalan manpower,” kata Danny yang ditemui di sela-sela acara Global Mobile Apps Summit and Awards (GMASA) 2017 di Jakarta, Kamis (25/1/2017).

Meski ketinggalan di sektor itu, faktor populasi Indonesia yang begitu besar ia nilai bakal menggenjot pertumbuhan industri teknologi. Hal itu bisa dilihat dari menjamurnya e-commerce dan transportasi online (ride-sharing) di dalam negeri. Dua jenis startup di sektor itu relatif menyerap modal dan pasar yang lebih besar.

Selain populasi yang besar, tenaga di Indonesia dinilai bisa berkembang berkat kemampuannya soal desain . Hal tersebut dipertegas oleh Chairman GMASA Venkatesh.

“Indonesia jago sekali soal desain aplikasi,” ujar Venkatesh.

Menurut pria asal India itu, desainer aplikasi di Indonesia jauh lebih lihai dari tempat asalnya. Terlihat dari user experience (UX) dan user interface (UI) yang terdapat di aplikasi lokal.

Dengan kondisi ketinggalan itu, Danny justru menganggapnya sebagai keuntungan. Industri mobile dalam negeri akan merasa tak nyaman dari gempuran perusahaan luar.

“Setidaknya kita punya benchmark yang bisa kita kejar. Orang Indonesia ga mau kalah kalau sudah begitu,” imbuh Danny.

Startup mapan asal Indonesia saat ini terbilang masih bisa dihitung jari. Contohnya adalah Tokopedia, Gojek, atau Traveloka yang punya valuasi di atas US$1 miliar.

Ketiganyaa pun tak luput dari persaingan yang cukup keras dari startup luar yang punya modal raksasa.

Meski lambat, pasar teknologi Indonesia diprediksi akan terus tumbuh dan dinilai sebagai dampak positif.[***]

Source; CNNIndonesia.com

(Visited 17 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*