Supaya Tetap Aktif Saat Puasa

Jurnalsulawesi.com – Ramadhan adalah waktu untuk refleksi spiritual, berdoa, dan beramal. Bulan ini juga sempurna untuk merenungkan tujuan hidup, termasuk menjaga tubuh tetap aktif meski sedang berpuasa.

Pelatih CrossFit sekaligus pendiri Ana Gow Running Club di United Arab Emirates (UAE), Abeer Al-Khaja mengatakan dua hal yang perlu diperhatikan oleh seseorang yang sedang berpuasa, yaitu nutrisi dan kebugaran. Sebelum Anda bugar, Anda perlu memastikan makan benar dengan cara berbuka dan sahur sehat.

“Berbuka dan sahur sehat ini bukan berarti tanpa gula dan tanpa karbohidrat. Maksud saya adalah makan cukup untuk menghasilkan energi sepanjang hari,” kata Abeer, dilansir dari The National, Selasa (6/6/2017).

Berbuka puasa, kata Abeer dengan cara makan makanan berserat cukup, vitamin, dan gula murni. Anda juga perlu menghindari gorengan dan lebih disarankan makanan rebus atau panggang.

“Daging sapi, ayam, telur, dan tuna adalah sumber protein terbaik yang sebaiknya dikonsumsi,” ujarnya.

Karbohidrat sebaiknya banyak dimakan saat sahur. Jenisnya mulai dari ubi, kacang polong, beras merah, dan quinoa sebab seratnya tinggi dan lama dicerna tubuh.

Tubuh juga perlu lemak sehat, seperti alpukat, minyak zaitun, kelapa, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Buah dan sayuran juga penting, namun sebaiknya tidak dalam bentuk jus kemasan yang didominasi gula. Anda perlu membuat pilihan cerdas dengan kudapan buah langsung, seperti semangka atau stroberi yang kadar airnya tinggi.

Poin penting lainnya adalah hidrasi. Minum air setelah berbuka puasa sangat penting, sekitar dua hingga empat liter. Hindari minuman berkarbonasi dan berkafein, kecuali espresso. Kurangi garam dan menggantinya dengan yogurt rendah lemak atau susu skim yang merupakan sumber kalsium terbaik yang tidak mengandung gula tinggi.

Bagaimana olah raga sehat saat puasa? Abeer merekomendasikan 30 menit kardio satu jam sebelum berbuka. Jika Anda ingin menurunkan berat badan, namun sekaligus menjaga massa otot, maka olah raga setelah berbuka puasa atau setelah tarawih.

Jangan panik jika tak bisa berolah raga secara reguler. Abeer menyarankan olah raga cukup lima kali sepekan di hari biasa atau tiga kali sepekan selama Ramadhan. Ingat juga untuk beristirahat dan menjaga tidur tetap nyenyak, dan tidak merokok. [***]

Source; Republika

(Visited 14 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*