Tag Archives: #Jokowi-Ma’ruf

Mahfud MD: Jangan Pilih Capres-Cawapres Karena Fanatisme Buta

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD kembali angkat suara terkait Pilpres 2019. Dia meminta agar masyarakat tidak memilih capres-cawapres karena didasarkan fanatisme buta. Sebab, siapapun yang terpilih pada Pilpres nantinya akan menentukan nasib bangsa Indonesia untuk lima tahun ke depan. Mahfud mengatakan demikian di hadapan ratusan mahasiswa dalam dialog kebangsaan dengan tema ‘Merawat Bangsa, Menuju Indonesia Emas 2045’ di Aula Universitas Islam Negeri Sumatera Utara‎, Selasa (19/3/2019). “Saudara pilih yang benar, jangan karena teror dan fanatisme buta anda memilih. Pilihlah pemimpin untuk lima tahun ke depan yang bagus. Saudara punya cara sendiri untuk menilai,” kata Mahfud. ...

Read More »

Prabowo-Sandiaga akan Jadikan KTP sebagai Kartu Akses Segalanya

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Jika Jokowi banyak mengeluarkan kartu-kartu semasa pemerintahannya, berbeda dengan Prabowo-Sandiaga yang akan memanfaatkan e-KTP. Sandiaga dalam debat ketiga berjanji akan membuat e-KTP mampu akses semua program yang selama ini dibuat oleh pemerintah, karena E-KTP sudah memiliki chip teknologi didalamnya sejalan dengan revokusi 4.0 akan dimanfaatkan jika Prabowo-Sandiaga jika terpilih. Kata Sandi, Big data dan single identification number semua fasilitas layanan bagi ketenagakerjaan pendidikan kesehatan semua rumah siap kerja bisa diberikan PKH, tambah menjadi PKH plus di dalam program yang hanya membutuhkan KTP. “Mari kita ambil dompet kita masing-masing, dompet kita keluarkan. Ibu-ibu yang di rumah terutama bapak-bapak, ...

Read More »

Pilpres 2019, Strategi Saling Sindir Bikin Swing Voters Sulit Didekati

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Dua kubu calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) disarankan untuk mengubah model kampanyenya demi menarik suara calon pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters) atau swing voters. “Karakter swing voters itu rasional memilih calon yang memiliki program kerjanya mantap, terukur, dan realistis. Makanya, (capres-cawapres) 01 dan 02 mesti mulai mengubah model kampanyenya,” tutur pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno yang dikutip Sindonews, Kamis (7/3/2019). Selama ini, kata Adi, kedua kubu capres-cawapres, baik Joko Widodo-Ma’ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno lebih banyak menghadirkan gimmick politik yang negatif. Misalnya saling nyinyir dan saling sindir tidak karuan. ...

Read More »

Ribut Enggak Penting Soal Konsultan Asing

Jurnalsulawesi.com – Hampir sepekan ini jagad politik tanah air dihebohkan dengan isu penggunaan konsultan asing pada Pemilihan Presiden 2019. Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo yang awalnya melontarkan isu ini. Jokowi menyindir rival politiknya menggunakan strategi propaganda Rusia untuk memenangkan Pilpres. Sindiran ini diucapkan Jokowi karena geram diserang fitnah dari musuh politiknya. Konsep propaganda Rusia ini merujuk artikel dari RAND Corporation “The Russian Firehose of Falsehood Propaganda Model” terbitan tahun 2016. Eks Gubernur DKI itu menyampaikan pernyataan pedas itu saat kunjungan di Pabrik Gula De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu, 3 Februari 2019. Tak lama kemudian, pernyataan tersebut mendapat ...

Read More »

Survei LSI: Prabowo-Sandi Unggul di Pemilih Terpelajar, Dukungan Pemilih Muslim ke Jokowi-Ma’ruf Turun

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat lebih banyak dukungan dari pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di kantong suara pemilih terpelajar atau terdidik. Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby mengatakan Prabowo-Sandi mendapat dukungan suara 44,2 persen pemilih terpelajar. Sedangkan Jokowi-Ma’ruf hanya mendapat dukungan sebesar 37,7 persen. “Meski unggul, keunggulan Prabowo-Sandi hanya di bawah 10 persen. Ada sebesar 18,1 persen pemilih kalangan terpelajar yang belum menentukan pilihan,” kata Adjie di kantornya, Jakarta, Kamis (7/2/2019). Survei LSI Denny JA dilakukan pada 18-25 Januari 2019 dengan melibatkan 1.200 responden. Survei ...

Read More »

Pekan Blunder Nasional Para Pendukung Jokowi

Oleh: Hersubeno Arief PEKAN terakhir bulan Januari dan awal Februari ini layak kita nobatkan sebagai “pekan blunder nasional.” Hanya dalam waktu dua hari, menteri dan ketua umum partai pendukung Jokowi membuat tiga blunder besar. Dalam pertandingan sepakbola, peristiwa semacam ini disebut sebagai hattrick gol bunuh diri. Peristiwa yang jarang terjadi. Blunder pertama dilakukan oleh Menkominfo Rudi Antara. Kamis (31/1/2019) Chief RA, begitu dia biasa dipanggil, marah kepada seorang pegawai yang menyatakan sesuai keyakinan memilih nomor dua setelah mendengar visi misinya. Nomor 02 adalah paslon Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019. Padahal yang ditanyakan pilihan desain poster untuk kampanye sosialisasi pemilu. Saking sebelnya ...

Read More »

Charta Politika: ASN Condong Dukung Prabowo

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Hasil survei teranyar lembaga sigi Charta Politika menyatakan suara Aparatur Sipil Negara atau ASN dan Perangkat Desa mayoritas lebih condong mendukung calon presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut diduga karena visi Prabowo yang praktis dan lebih disukai ASN ketimbang visi inkumben Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Dalam survei Charta Politika yang dilakukan pada periode 22 Desember 2018 – 2 Januari 2019 menunjukkan angka pendukung Jokowi di kalangan ASN sebesar 40,4 persen. Angka itu lebih kecil dari ASN yang mendukung Prabowo – Sandiaga yaitu 44,4 persen. Hal yang sama terjadi di kalangan pegawai desa/kelurahan. Pemilih Jokowi – Ma’ruf hanya ...

Read More »

Debat Capres Soal HAM Dinilai Terlalu Retoris

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Pemaparan kedua paslon Pilpres 2019, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengenai hak asasi manusia dalam debat capres perdana dinilai terlalu permukaan dan retorika semata. Keduanya dianggap tak memiliki sensibilitas terhadap prinsip-prinsip dasar HAM. “Dua-duanya punya retorika HAM, tapi tidak memiliki sensibilitas terhadap prinsip-prinsip dasarnya,” ujar sosiolog Universitas Negeri Jakarta, Robestus Robet, dalam diskusi publik di Tjikini Lima, Jakarta, Minggu (20/1/2019). Alih-alih menyimpan paradigma yang baik terhadap HAM, semua kandidat, dinilai Robert, justru terjebak dalam sudut pandang komuterianisme. Nama terakhir ini merupakan salah satu perspektif politik yang menekankan nilai etis dan psikologi sosial dari anggota komunitas. ...

Read More »

Dua Kubu Capres Minta KPU Setop Bocoran Soal Debat

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Perwakilan dari masing-masing kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden 2019 kompak meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak lagi membocorkan daftar pertanyaan untuk debat capres selanjutnya. Debat kedua akan dilaksanakan 17 Februari mendatang di Hotel Sultan, Jakarta. Debat hanya akan melibatkan capres saja. Debat ini mengusung tema soal energi, pangan, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Sudirman Said, Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengatakan KPU cukup memberikan kisi-kisi materi yang dibahas sepanjang debat kepada capres-cawapres. Dia menolak bocoran daftar pertanyaan karena dianggap bikin aksi panggung paslon tidak alami. “Apa sih yang mau dilihat di debat? Spontanitas. ...

Read More »

Berdasar Pedoman Skoring Internasional, Siapa Unggul Debat Capres Perdana?

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Pembina Klub Debat Bahasa Inggris Universitas Indonesia (UI), Anna Amalyah Agus, memberikan penilaian atas debat capres 2019 semalam. Dengan menggunakan Pedoman Skoring NUDC (National University Debating Championship) yang telah didasarkan pada Pedoman Debat WUDC (World Universities Debating Championship) 2018, Dosen Fakultas Ekonomi UI ini menilai paslon 02, Prabowo-Sandiaga Uno, justru telah tampil lebih unggul. Ia mengatakan, dalam 6 segmen, secara umum Prabowo-Sandi mendapatkan skor 79-85, sementara Jokowi-Ma’ruf Amin memperoleh angka 73-78. “Man of the match atau best speaker: Sandi Uno, sangat bagus dalam menjelaskan penanganan masalah disabilitas, mengeluarkan isu pemberdayaan dibanding bantuan. Emosi dan pilihan kata juga ...

Read More »