Tag Archives: #Likuifaksi Balaroa

Likuifaksi Itu Telah “Merampas” Kabahagiaan Kami 

Goresan Hati Fitri, Istri Alm Yunus Djanggola Jurnalsulawesi.com – Lima bulan sudah gempa bumi dan likuifaksi meluluhlantakkan Perumnas Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu Barat. Kepedihan mereka yang menyaksikan kehancuran dan kehilangan orang-orang yang dicintai, menyisakan kisah-kisah nestapa Fitriani Saputri Marhum salah satu korban yang merasakan itu. Ia dan Al putra semata wayangnya hanya bisa meneteskan air mata, saat duduk diatas gundukan tanah bekas bangunan rumahnya yang tertelan bumi. Kebahagiaan yang selama ini di bangun telah di rampas oleh gempa dan likuifaksi. Kala itu, ia cukup lama melamun. Masih terkenang di benaknya masa-masa indah yang penuh kebahagiaan saat masih bersama sang suami ...

Read More »

Peserta Off Road Dinilai Tak Beretika, Polda Sulteng Minta Maaf

Palu, Jurnalsulawesi.com – Warga korban likuifaksi Balaroa Kecamatan Palu Barat menilai, peserta lomba adventure Off Road tak beretika dan tak memiliki empati, serta tidak bisa menjaga perasaan keluarga korban bencana yang terjadi pada 28 September 2018 lalu. Pasalnya, para peserta lomba digelar Indonesian Off-Road Federation (IOF) bersama Direktorat Lalulintas Polda Sulteng, pada 1-3 Maret 2019 itu melintasi areal likuifaksi, di mana hingga saat ini masih ratusan jenazah yang belum ditemukan. “Saat mobil off road melintas pada Jumat (1/3/2019) kemarin, itu bertepatan dengan kesepakatan warga untuk mengumpulkan tulang keluarga kami yang menjadi korban bencana. Setiap hari umat kami juga memanfaakna waktu ...

Read More »

Warga Tolak Areal Bekas Likuifaksi Dijadikan Lintasan Off Road

Palu, Jurnalsulawesi.com – Forum warga korban Likuifaksi Balaroa dan Petobo menolak areal bekas bencana likuifaksi dijadikan lintasan lomba adventure Off Road yang digelar Indonesian Off-Road Federation (IOF) bersama Direktorat Lalulintas Polda Sulteng, pada 1-3 Maret 2019. Lomba ini digelar dalam rangka menyambut Millenial Road Safety Festival yang serentak dilaksanakan pada tanggal 10 Maret 2019. Menurut warga, penolakan tersebut dilakukan karena bekas likuifaksi Balaroa dan Petobo masih menyisakan kesedihan dan rasa kehilangan mendalam bagi keluarga khususnya dan masyarakat kota Palu umumnya. Penolakan warga tersebut disampaikan dalam surat terbuka yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris Forum Korban Likuifaksi Petobo Yahdi Basma dan Moh. ...

Read More »

Wakil Ketua DPRD Palu Minta Kinerja Camat Palu Barat Dievaluasi

Palu, Jurnalsulawesi.com – Wakil Ketua DPRD Kota Palu, Erfandi Suyuti meminta Pemerintah Kota Palu mengevaluasi kinerja Camat Palu Barat Asrul sebab dinilai sangat buruk dalam melayani warga khususnya korban bencana gempa, tsunami dan likuefaksi di wilayah kecamatan tersebut. Reo, sapaan akrab Erfandi Suyuti, menjelaskan selama ini Camat Palu Barat tersebut tidak pernah turun meninjau kondisi warga khususnya korban likuefaksi di Kelurahan Balaroa yang saat ini sebagian besar mengungsi di kawasan pengungsian terpadu sport center. “Padahal dia warga Balaroa. Pernah hadir pas rapat akbar forum korban likuefaksi Balaroa saja, itupun dia diteriak-teriaki pengungsi karena pengungsi sudah tidak senang dengan dia,” katanya ...

Read More »

Curhat Korban Likuifaksi, Deny: Anita Sayang, Begitu Cepat Kau Tinggalkan Diriku…

Palu, Jurnalsulawesi.com – Deny Ramadhan menatap wilayah kompleks Perumnas Balaroa yang luluh lantak karena digulung likuifaksi, beberapa saat setelah gempa magnitudo 7,4 SR mengguncang Kota Palu, pada Jumat 28 September 2018 lalu. Atap-atap rumah tampak rata dengan tanah bercampur lumpur. Jalanan pun ibarat jurang-jurang kecil yang menganga. Perumnas Balaroa hilang bak ditelan bumi. Rumah-rumah terjerembab dalam patahannya. Saat menapaki kembali lokasi Perumnas, Deni menatap getir sembari mengenang jalanan yang setiap hari ia lalui untuk menuju ke rumahnya itu. “Semua tinggal kenangan. Tak ada canda tawa, harmonisasi dan kebahagiaan. Semuanya sirna,” kata Deny Ramadhan. Meski Deny terlihat tegar, namun dari tatapan matanya, tersimpan ...

Read More »

Andini Anakku, Engkau Pamit ke Kampus Pulang “Disambut” Likuifaksi

Palu, Jurnalsulawesi.com – Sejauh mata memandang, hanya ada reruntuhan dan puing-puing yang berserakan. Itulah yang terjadi di daerah Perumnas Kelurahan Balaroa yang diguncang bumi dan dibolak-bolak fenomena lumpur bergerak. Semuanya hilang, hanya dalam hitungan detik. Padahal, sebelumnya ada ribuan bangunan kokoh berdiri. Puing-puing bangunan yang terhampar di lahan luas itu menjadi saksi bisu fenomena alam yang mengerikan pada Jumat, September 2018 lalu. Likuifaksi namanya. Bahasa mudahnya, pembuburan tanah. Jelang lima bulan pasca musibah itu melanda Perumnas Balaroa, pada Minggu 24 Februari 2019, ada seorang wanita yang usianya sekira 40 tahun berdiri. Pandangannya lurus ke arah sebuah lokasi reruntuhan yang sudah ...

Read More »

Putusnya ‘Benang Merah’ Penanganan Korban Likuifaksi Balaroa

Palu, Jurnalsulawesi.com – Idealnya, bencana dalam bentuk apapun dapat kita cegah atau paling tidak kita bisa meminimalisasi dampak kerugian yang terjadi. Tetapi, ketika sebuah bencana tiba-tiba hadir, maka yang dibutuhkan adalah tindakan tanggap darurat dan upaya penanganan pasca-bencana yang benar-benar terorganisir. Setiap terjadi bencana, kita tahu negara senantiasa hadir dan melakukan berbagai tindakan penanganan. Keterlibatan aparat keamanan, lembaga pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan para relawan dalam penanganan korban bencana sedikit-banyak telah mengurangi beban penderitaan yang mesti ditanggung para korban bencana. Namun demikian, untuk memastikan agar korban bencana benar-benar memperoleh pelayanan dan penanganan terbaik, tentu yang dibutuhkan bukan sekadar sikap reaktif, melainkan ...

Read More »

Korban Likuifaksi Perumnas Balaroa Temui Gubernur

Palu, Jurnalsulawesi.com – Delegasi warga korban gempa bumi dan likuifaksi Perumnas Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, yang tergabung dalam Forum Korban Likuifaksi (FKL) Perumnas Balaroa, melakukan audiensi dengan Gubernur Sulteng Drs Longki Djanggola, M.Si, di ruang kerjanya, Rabu (12/11), sekira Pukul 12.30 Wita . Kunjungan perwakilan warga ini, untuk menyampaikan serangkaian permasalahan mulai dari data jumlah korban yang hidup, hilang serta meninggal dunia. Karena disadari bahwa sampai saat ini, warga Perumnas Balaroa dan sekitarnya belum mendapatkan informasi secara pasti tentang jumlah korban yang meninggal dunia serta yang masih hidup dan yang bermukim di kamp-kamp pengungsian. “Termasuk sikap serta politikal will ...

Read More »

Ratusan Huntara untuk Pengungsi Balaroa Siap Ditempati

Palu, Jurnalsulawesi.com – Sebanyak 300 lebih tenda Hunian Sementara (Huntara) telah berdiri dan siap ditempati oleh pengungsi korban gempa dan likuifaksi di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah. “Hari ini mulai sosialisasi untuk mengajak mereka pindah ke tenda pengungsian baru yang lebih layak,” kata Kabiro Humas PMI Pusat, Aulia Arriani, di Palu, Sabtu (20/10/2018). Menurutnya, langkah itu diambil karena ratusan tenda hunian sudah siap huni, namun masyarakat enggan meninggalkan tenda-tenda yang mereka bangun saat mengungsi sementara pascagempa. Selain itu, tenda hunian tersebut, kata dia, sebagian diperuntukkan bagi korban yang kelihangan rumahnya dan sudah terdata jadi tinggal masuk, ...

Read More »

Tiga Lokasi Ini Jadi Opsi Relokasi Korban Gempa Sulteng

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono menyatakan, pemerintah saat ini tengah mengkaji tiga daerah baru di Sulawesi Tengah, untuk merelokasi warga korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Tiga daerah baru yang nantinya akan dibangun rumah atau hunian tetap bagi masyarakat korban gempa bumi dan tsunami, adalah Kelurahan Duyu, Kelurahan Tondo, Kota Palu, dan Kelurahan Pembewe, Kabupaten Sigi. “Tiga lokasi yang dikaji untuk hunian tetapnya, di Duyu sekitar 78 hektare, Tondo 88 hektare, dan pengembangan sekitar 210 hektare. Ini akan dikaji lebih detail oleh tim kita, untuk kondisi ...

Read More »