Kawan Kepulauan Togean

Tujuh Pulau di Togean Masuk Kawasan Strategis Konservasi TNKT

Palu, Jurnalsulawesi.com – Terdapat tujuh pulau besar di Kepulauan Togean Kabupaten Tojo UnaUna, Sulawesi Tengah sebagai kawasan strategis konservasi hutan Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT).

kepala TNKT Buatang di hubungi dari Palu, Jumat (15/2/2019) mengatakan, tujuh pulau besar itu yakni Pulau UnaUna, Pulau Batudaka, Pulau Togean, Pulau Tatatako, Pulau Malenge dan Pulau Walea kodi serta Walea besar.

“Semua pulau itu memiliki hutan bakau. Areal hutan mangrove seluas 5.639,94 hektare, namun yang masuk dalam pengawasan TNKT hanya 359,45 hektare yang tersebar di beberapa pulau,” ungkapnya.

Bustang menyebut, luas kawasan konservasi darat yang menjadi tanggung jawab TNKT kurang lebih 25.000 hektar, sedangkan kawasan konservasi laut kurang lebih 340.000 hektar.

“Kami memiliki kawasan konservasi seluas 365.241 hektar sudah termasuk laut dan darat. Kawasan yang paling besar menjadi pengawasn kami adalah laut, ” tambahnya.

Selain kawasan konservasi, katanya, terdapat sembilan pulau di kepulauan Togean dikembangkan sebagai destinasi wisata alam yang masuk dalam pengawasan Balai TNKT.

Menurutnya, hutan bakau salah satu kawasan konservasi cukup beras di kepualauan Togean, dimana hutan itu sangat berperan penting untuk menjaga kelangsungan hidup masyarakat pesisir dari ancaman bencana erosi maupun abrasi bahkan tsunami, karena sebagian besar pemukiman penduduk setempat berhadapan langsung dengan laut.

“Kami juga melibatkan dan memberikan ruang kepada masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, kawasan yang masuk dalam wilayah Teluk Tomini masih banyak spesies binatang laut dilindungi hidup di perairan maupun daratan Togean, diantaranya penyu, biawak togean, kepiting kenari, kima, ikan dugong-dugong, lumba-lumba, kuda laut, ikan napoleon, karang batu (coral), ketam tapak kuda, ikan naga termasuk buaya muara dan masih banyak spesies lainnya.

Kepulauan tersebut telah ditetapkan sebagai objek wisata prioritas Sulteng, bahkan menjadi kawasan wisata srategis nasional oleh Kementerian Pariwisata. [***]

Sumber; Antara

(Visited 16 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*